Suara.com - Orang tua Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Edy Rahmayadi, Ngadisah Kandar berdoa agar anaknya bisa mengalahkan menantu Presiden ke-7 RI Jokowi, Bobby Nasution. Dengan demikian, Edy nantinya bisa menang di Pilkada Sumut 2024.
Sebagai calon gubernur petahana, Ngadisah yakin anaknya Edy dapat hasil terbaik.
"Semoga anak saya, Edy Rahmayadi dilindungi Allah dan menang," kata Ngasidah usai menggunakan hak suaranya di Medan, Rabu (27/11/2024).
Ngasidah menggunakan hak suaranya bersama anak, memantau dan cucunya. Dia berharap pesata demokrasi kali ini berjalan dengan baik.
Ngasidah Kandar menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara 044 Kelurahan Pangkalan Mansyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan sama seperti Edy Rahmayadi.
Minta Doa Restu
Edy Rahmayadi sebelum menggunakan hak suaranya terlebih dahulu meminta restu dari Ngasidah Kandar dan berjalan bersama menuju TPS yang tidak jauh dari tempat tinggal-nya.
Edy Rahmayadi yang mengenakan pakaian serba hitam meminta relawan dan para saksi untuk bekerja maksimal mengawal suara-suara di seluruh TPS.
Dia mengatakan hasil hitung cepat atau quick count tidak menjadi landasan untuk memenangkan pemilihan kepala daerah.
"Nanti hasilnya di real count yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum," ujar Edy Rahmayadi
Setelah menggunakan hak suaranya, Edy Rahmayadi akan mengunjungi sejumlah TPS-TPS yang ada di Kota Medan dan sekitar untuk memantau serta akan berkumpul di rumah pemenangan.
"Karena ada banyak sampai detik ini, tadi pagi banyak yang menginformasikan, belum di undang, belum ada panggilan, termasuk mama saya ini," ujarnya.
Pada Pilkada 2024, Edy Rahmayadi yang berpasangan dengan Hasan Basri berhadapan dengan pasangan Bobby Nasution-Surya nomor urut 1.
Berita Terkait
-
Momen Bobby Nasution dan Kahiyang Mencoblos di TPS 15: Insya Allah Menang, Kita Sudah Doa dan Ikhtiar
-
Nyoblos Didampingi Keluarga, Edy Rahmayadi: Aku Pilih Nomor 1
-
Cegah Politik Uang, Relawan Bobby-Surya Patroli Semua TPS di Sumut
-
Jubir Bantah Bobby Nasution-Surya Politik Uang dan Pengerahan Perangkat Pemerintah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah