Suara.com - Tentara rezim Israel telah mengumumkan bahwa seorang komandan tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara.
Menurut Kantor Berita Shehab Palestina, tentara tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan pada malam Sabtu bahwa Sersan Zamir Burke kehilangan nyawanya dalam pertempuran darat di kamp pengungsi Jabalia.
Prajurit itu merupakan seorang komandan regu di Batalyon Teknik Tempur ke-601, dan dilaporkan tewas pada hari Jumat.
Media Israel juga melaporkan bahwa seorang tentara Israel lain telah tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka di Gaza pada hari Sabtu.
Laporan menunjukkan bahwa hingga November, total 39 tentara dan pemukim Israel telah tewas dalam pertempuran di Gaza dan Lebanon.
Sementara itu, Radio Angkatan Darat Israel menyebutkan bahwa sedikitnya 800 tentara telah kehilangan nyawa di Gaza dan Lebanon sejak dimulainya agresi rezim di kedua wilayah tersebut pada awal Oktober tahun lalu, dengan sebagian besar korban berasal dari Gaza.
Perang yang dilancarkan oleh Israel juga telah mengakibatkan minimal 44.382 orang tewas dan 105.142 lainnya terluka di Gaza, berdasarkan data terbaru yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.
Meskipun jumlah korban jiwa yang tinggi, rezim Israel belum berhasil mencapai sasaran untuk melumpuhkan gerakan perlawanan Hamas dan membebaskan tawanan yang ada di Gaza.
Baca Juga: Aksi Reuni 212, Rizieq Shihab Ingatkan Kasus Penistaan Agama 8 Tahun Lalu
Berita Terkait
-
"Maniak Genosida": Putra Penulis Palestina Kecam Biden yang Terlihat Membawa Buku Ayahnya
-
Dua Tewas, Sepuluh Terluka Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata Israel di Lebanon
-
Paus Fransiskus Dukung Gencatan Senjata Lebanon, Berharap Jadi Inspirasi Perdamaian Dunia
-
Rudal Hipersonik Yaman Serang Target Utama Tel Aviv, Wujud Dukungan untuk Rakyat Palestina
-
Aksi Reuni 212, Rizieq Shihab Ingatkan Kasus Penistaan Agama 8 Tahun Lalu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK