Suara.com - Program Indonesia Pintar (PIP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) adalah salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Melalui PIP ini, para siswa akan memperoleh bantuan tunai yang bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan, seperti biaya sekolah, transportasi, dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Perlu diketahui, sasaran program PIP ini adalah siswa SD, SMP, dan SMA/SMK yang berasal dari keluarga miskin dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). Setiap tahunnya, PIP ini memiliki jadwal pencairan yang bisa bervariasi, tergantung pada berbagai faktor administratif dan teknis. Lantas, PIP Kemdikbud Desember 2024 kapan cair?
Kapan PIP Kemdikbud Desember 2024 Cair?
Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh penerima manfaat adalah kapan bantuan PIP akan dicairkan. Pencairan PIP ini biasanya dilakukan secara bertahap, dengan jadwal yang dapat berubah tergantung pada kondisi administratif dan mekanisme yang berlaku di tahun tersebut.
PIP akan dicairkan dalam bentuk uang yang ditransfer langsung ke rekening siswa, di mana besaran bantuan bervariasi, dan hal ini tergantung pada jenjang sekolah siswa. Bantuan PIP tahap 1 telah dicairkan pada Februari 2024 lalu, dan PIP kembali cair pada bulan Desember ini. Sasaran penerima adalah para siswa yang belum pernah menerima bantuan.
Kapan PIP Kemdikbud Desember 2024 cair? Untuk bulan Desember 2024, prediksi pencairan bantuan PIP akan mengikuti pola pencairan sebelumnya, yang biasanya dilakukan pada akhir tahun ajaran atau di tengah tahun ajaran baru. Sebelum tahun anggaran tahun berjalan akan berakhir, Kemdikbud akan melakukan verifikasi data. Siswa yang dianggap kurang mampu dan belum mendapatkan bantuan di tahap 1 dan tahap 2 akan mendapat pencairan melalui tahap 3.
Untuk jumlah dana bantuan PIP yang disalurkan Kemdikbud bulan Desember 2024 bervariasi dan tergantung jenjang pendidikan siswa, yaitu:
- SD/MI, sebesar Rp 450.000 per tahun.
- SMP/MTs, sebesar Rp 750.000 per tahun.
- SMA/SMK/MA, sebesar Rp 1.000.000 per tahun.
Siswa penerima bantuan PIP dapat mencairkan dana dengan dua cara, yaitu melalui ATM rekening siswa atau melalui sekolah.
Cara Cek PIP Kemdikbud 2024
Baca Juga: Dalami Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar SMK, DPR Panggil Kapolrestabes Semarang
Cara cek dana bantuan penerima PIP Kemdikbud 2024 bisa dilakukan melalui sejumlah skema, termasuk secara online. Jadi, para siswa yang belum mendapatkan bantuan PIP bisa mengecek data.
- Pertama, silakan buka laman https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1/cek_nisn.
- Lalu, masukkan NISN, NIK dan hasil soal matematika yang tertera di halaman utama.
- Kemudian klik "Cek Penerima PIP".
Selain melalui laman resmi Kemdikbud, bisa juga menggunakan aplikasi SIPINTAR yang dapat diunduh di Google Play. Para siswa tinggal memasukkan NISN siswa, tanggal lahir, dan nama ibu kandung. Cukup mudah dan praktis, bukan?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi