Suara.com - Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan buntut video viral dirinya mengolok-olok penjual es teh, Sunhaji menjadi sorotan publik.
Meski demikian, tiba-tiba Sunhaji, penjual es teh yang diolok-olok Gus Miftah membuat video pernyataan untuk meminta Presiden Prabowo Subianto menolak pengunduran diri pendakwah agama tersebut dan mengaku telah memaafkannya.
Dibagikan akun Instagram @berita_gosip, terlihat Sunhaji yang memakai koko putih serta kopiah hitam menyampaikan rasa kecewanya terkait keputusan Gus Miftah mundur dari jabatannya. Sambil menangis, ia meminta Presiden Prabowo Subianto menolak pengunduran diri tersebut.
"Saya Sunhaji. Saya menyayangkan keputusan Gus Miftah untuk mundur dari kabinet (Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan)," ungkapnya.
"Saya sudah memaafkan dan saling memaafkan. Saya mohon kepada Bapak Prabowo agar menolak pengunduran diri Gus Miftah," ujar Sunhaji sambil menangis.
Unggahan itu sontak menuai beragam komentar dari netizen yang melihatnya. Bahkan ada yang menyebut bisa jadi Sunhaji melakukan hal tersebut karena mendapat tekanan.
"Tekanan di belakang nya pasti luar biasa nih," cuit @ca***ya.
"Intervensi dari miftah ya? miftah bisa banget ngebikin korban bullyan nya jadi ngerasa bersalah.," imbuh @bl***ls.
"Tp emng miftah gk pantas masuk kabinet merah putih, bukan gara2 bpk penjual es teh," ungkap @ru***47.
Baca Juga: Banyak Penjual Es Serbu Acara Pengajian, Netizen: Berharap Kayak Pak Sunhaji?
"Pak udh pak diem aja, mending bangun usaha & ditabung uang2 nya, kalo kek gini nanti simpati & empati untuk bapak dari Warga bisa hilang (emoji sedih) biar aja masalah gus2 itu jdi urusan Netizen & Pemerintah," timpal @zh***eo.
"Gak perlu ngerasa salah pak.. Bapak gak perlu tanggung jawab atas apa yg terjadi sama Miftah..," kata akun @ty***64.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Banyak Penjual Es Serbu Acara Pengajian, Netizen: Berharap Kayak Pak Sunhaji?
-
Hinaan Gus Miftah ke Sunhaji Penjual Es Teh Diambil dari Dialog Film, Tapi Diubah Versi Lebih Kasar
-
Bandingkan Nasib Gus Miftah dan Sunhaji, Ustaz Adi Hidayat Bersyukur: Takdir Allah Begitu Luar Biasa..
-
Ustaz Dennis Lim Ungkap Keinginan Berangkatkan Haji Sunhaji Tahun Depan
-
Donasi dan Modal Usaha yang Diterima Sunhaji Usai Diejek Gus Miftah Capai Rp1 Miliar?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran