Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Kasihan banget, nyari temen aja harus 'bayar teman' dulu biar bisa punya temen. Berarti emang problematik. Makanya bu, pak, ngempanin anak pake duit halal, bukan duit haram," tulis salah satu warganet.
Lady Diduga Nonton Konser Saat Penganiayaan Terjadi
Informasi lain turut diunggah netizen di X. Di mana saat insiden pemukulan terjadi, sosok Lady diduga tengah asyik nonton konser. Hal ini diungkap oleh akun X @jaepcy28.
"Waktu kejadian mamanya aniaya anak orang, yang bersangkutan aka Lady lagi asyik nonton konser gais," tulis akun @jaepcy28.
"Mamanya nggak mau tanggungjawab, tapi pas dibilang mau dibawa jalur hukum baru deh ngemis damai," imbuhnya.
Lady sendiri disebut tengah nonton konser di Jakabaring saat kejadian penganiayaan Luthfi. Konser tersebut diduga konser artis lokal.
"Maklum kak, di Palembang jarang datang artis apalagi ini konser Mahalini sama Juicy," komentar warganet lain.
Kampus Unsri Buka Suara
Baca Juga: Siapa Dokter Koas Luthfi? Mahasiswa Unsri yang Babak Belur Dipukuli
Sementara itu dekan Unsri Dr Syarif Husin melalui pesan suara yang diterima awak media mengatakan, dirinya merasa prihatin dengan insiden yang melibatkan anak didiknya.
Syarif menyebut, pihak kampus sudah membuat tim investigasi internal yang betugas mengumpulkan informasi dan mengelidiki duduk perkara kasus tersebut.
"Kami menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya insiden pemukulan, yang dialami oleh salah satu mahasiswa kami. Tindakan kekerasan seperti ini jelas tidak dibenarkan, dan kami mengecam dengan tegas tindakan kekerasan di lingkungan kampus," katanya.
Dia bilang, sebagai bentuk komitmen kampus, pihaknya telah membuat tim investigasi untuk memastikan adanya keamanan dan kenyamanan seluruh warga kampus.
"Kami telah membentuik tim investigasi internal yang saat ini sedang bertugas dan bekerja untuk mengumpulkan data-data secara kronologi yang semestinya ada," katanya.
Berita Terkait
-
Apa Itu Bulldozer Parenting? Orangtua Lady Aurellia Pramesti Dituding Terapkan Pola Asuh Ini
-
Siapa Dokter Koas Luthfi? Mahasiswa Unsri yang Babak Belur Dipukuli
-
Ibu dan Sopirnya Aniaya Dokter Koas, Lady Aurellia Diduga Asyik Nonton Konser Penyanyi Ini
-
Bukan Kali Pertama, Dokter Internship Ini Juga Ngaku Pernah Dilabrak Ayah Lady Aurelia Pramesti
-
Borok Lady Aurellia Pramesti Dibongkar Sahabat, Sang Ibu Diduga 'Sogok' Teman-teman Anak Demi Disukai
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah