Suara.com - Rezim Bashar al-Assad saat ini sudah tumbang di Suriah, namun ada fakta mengejutkan ditemukannya kuburan massal yang diperkirakan berisikan lebih dari 100.000 jenazah di negara tersebut.
Bahkan, pembantaian secara sistematis ini diserupakan dengan apa yang dilakukan tentara Nazi dalam Perang Dunia II.
Hal ini disampaikan oleh jaksa penuntut kejahatan perang internasional Stephen Rapp kepada Reuters pada Rabu (17/12) setelah mengunjungi dua lokasi kuburan massal di kota Qutayfah dan Najha dekat Damaskus.
"Saya tidak meragukan jumlah tersebut setelah melihat kuburan massal ini," kata Rapp soal 100.000 lebih jenazah yang ditemukan dalam kuburan itu, dilansir dari CNA.
"Kami tidak pernah melihat yang seperti ini sejak zaman Nazi," kata Rapp, warga AS yang sebelumnya pernah terlibat dalam pengadilan kejahatan perang Rwanda dan Sierra Leone.
Saat ini Rapp bekerja sama dengan kelompok masyarakat sipil Suriah untuk mengumpulkan bukti-bukti kejahatan perang untuk diajukan ke pengadilan.
Dia mengatakan, apa yang dilakukan rezim Assad sangat sistematis, seperti yang dilakukan tentara Nazi di masa lampau.
"Dari polisi rahasia yang menangkapi orang di jalan-jalan dan rumah, sampai sipir penjara dan interogator yang membuat kelaparan dan menyiksa mereka sampai mati, sampai ke supir truk dan buldozer yang menyembunyikan mayat-mayat mereka, ada ribuan orang yang bekerja dalam sistem pembunuhan ini," ujar Rapp.
"Kita bicara soal sistem teror yang dilakukan negara, yang telah menjadi mesin kematian."
Assad kini kabur ke Moskow, Rusia, setelah Damaskus berhasil dikuasai pasukan pemberontak pada 8 Desember lalu, mengakhiri perang saudara selama lebih dari 13 tahun di negara itu. Kini transisi pemerintahan tengah berlangsung secara damai di Suriah.
Baca Juga: Amerika Serikat Yakin Kesepakatan Gaza Bisa Dicapai, Tapi Tantangan Masih Ada, Apa Itu?
Diperkirakan ada ratusan ribu orang warga Suriah yang dibunuh Assad sejak 2011 karena dianggap melawan pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Mengapa SBY Ingin Tempuh Jalur Hukum Soal Tudingan Dalang Ijazah Palsu Jokowi? Ini Penjelasan Analis
-
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
-
Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
-
Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender
-
Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut
-
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026