Suara.com - Sebanyak 1.500 personel Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk mengamankan pesta perayaan malam Tahun Baru 2025 di Jakarta dan sekitarnya. Nantinya, ribuan personel kepolisian itu akan menjaga ketat belasan panggung hiburan untuk meramaikan malam pergantian tahun 2025.
Perihal pengamanan malam tahun baru di Jakarta diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Senin (30/12/2024).
"Kami libatkan personel pengamanan sebanyak 1.500 personel terdiri dari, Polda Metro Jaya sebanyak 900 orang dan satuan wilayah 600 orang," ujar Ade Ary dikutip dari Antara, Senin.
Ade Ary menjelaskan setidaknya terdapat 12 lokasi panggung hiburan yang menjadi titik fokus penjagaan yaitu, Gedung Panin Bank (tema panggung: Jakarta Bernostalgia), Kawasan SCBD (Jakarta Berdansa), FX Sudirman (Jakarta Indie), Hotel Orient (Jakarta Berdendang), Gedung World Trade Centre Sudirman (Jakarta Bernyanyi).
Kemudian, Wisma Nugra Santana (Jakarta Punk), Kedubes Jepang (Jakarta Rock), Gedung Sari Pasific (Eletric Jakarta), Kawasan Patung Kuda (Jakarta Bergoyang), Gedung UOB (BUMN-BTN), Kawasan Dukuh Atas – JXB River (BUMD-PAM Jaya) dan Lapangan Banteng (Pesona Dekade).
Ade Ary juga menambahkan sejumlah personel akan disebar di Area Bundaran Senayan, Area Lingkar Semanggi, Area Bundaran HI, Area Bundaran Patung Kuda, Area Harmoni, Area Objek Wisata (Ancol dan TMII).
"Kami meminta masyarakat untuk merayakan dengan tertib dan tetap mematuhi aturan yang ada. Semangat toleransi dan empati harus kita tingkatkan dalam momen ini," imbau Ade Ary.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan aman, damai dan tertib.
"Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang mempererat kebersamaan dan membangun empati sesama. Polda Metro Jaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen penuh untuk memastikan perayaan berjalan lancar, " katanya.
Baca Juga: Jokowi Bantah Gulirkan Isu 3 Periode, PDIP Ogah Ladeni: Ada yang Percaya Selain Buzzer?
Selain itu Ade Ary juga menyarankan kepada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun, agar menggunakan transportasi umum (MRT, Transjakarta) ke obyek acara. (Antara)
Berita Terkait
-
Jokowi Bantah Gulirkan Isu 3 Periode, PDIP Ogah Ladeni: Ada yang Percaya Selain Buzzer?
-
Refleksi Akhir Tahun: Pemprov Jakarta Gelar Malam Muhasabah di Monas Senin Besok, Begini Rekayasa Lalinnya!
-
Ancang-ancang Pemprov Modifikasi Cuaca, Liburan Nataru di Jakarta Bakal Bebas Banjir?
-
Gowes Sepeda dari Kota Tua buat Napak Tilas, Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta Bakal Dihadiri Anies hingga Ahok
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis