Suara.com - Pemerintah menggunakan skema perjanjian kerja sama dengan UMKM dalam penyediaan program makan bergizi gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga anggaran untuk MBG juga baru dibayarkan sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
Juru Bicara Kantor Kepresidenan Prita Laura menjelaskan, bahwa pembayaran anggarannya itu juga tidak diberikan secara serentak kepada seluruh SPPG karena tergantung dengan perjanjiannya.
"Tentunya perjanjian kerjasamanya, tenggat waktunya tidak bisa serentak karena ada kemampuan ekonomi dari masing-masing UMKM sendiri. Jadi itu menjadi bahan pertimbangannya," kata Prita ditemui di Ciracas, Jakarta Timur, usai meninjau pembagian MBG ke balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, Jumat (10/1/2025).
Prita mengaku tidak tahu rata-rata tenggat waktu dari pembayaran biaya MBG tersebut. Karena menurutnya, hal itu menjadi kewenangan dari Badan Gizi Nasional yang melaksanakan program MBG.
Hanya saja, dia menegaskan bahwa pelaksanaan MBG tetap menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan sebanyak Rp71 triliun untuk tahun 2025.
"Dari APBN tentunya, namun skemanya adalah perjanjian kerjasama. Di mana skema perjanjian kerjasama ini adalah satu skema yang wajar dan umum dilakukan kerjasama pemerintah dengan badan usaha," terangnya.
"Jadi tentunya perjanjian kerjasama dengan pemerintah di sana, ada perjanjiannya Pemerintah akan dibayarkan kapan," ucap Prita lagi.
Diketahui program MBG telah mulai sejak Senin (6/1) lalu. BGN menyediakan sebanyak 190 titik SPPG yang akan menjadi dapur tempat memasak menu MBG. Ratusan SPPG tersebut baru ada di 26 provinsi.
Dengan anggaran mencapai Rp71 triliun dari APBN 2024, MBG menyasar sekitar 19,47 juta anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Penuhi Kebutuhan Gizi Sejak Golden Age
Berita Terkait
-
Pernah Janji saat Kampanye, Pramono Bakal Jalankan Program Sarapan Gratis Rp10 Ribu Per Porsi di Jakarta
-
Tips Menu Makan Bergizi Seimbang ala Ahli Gizi untuk Generasi Emas
-
Viral Cak Imin Bagikan Makan Bergizi Gratis, Netizen: Dia Lupa Pernah Menolak
-
Biar Lebih Sehat, Pramono Mau Tambah Menu Makan Bergizi Gratis di Jakarta
-
Makan Bergizi Gratis Penuhi Kebutuhan Gizi Sejak Golden Age
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!