Suara.com - Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, ikut berkomentar terkait rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang akan mengumpulkan Kepala Daerah terpilih untuk mengikuti retreat. Cak Imin menyebut itu merupakan ide lama.
"Ya, ada ide itu lama," kata Cak Imin ditemui di Kawasan TMPN Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2025).
Cak Imin mengatakan rencana tersebut sudah dibicarakan sejak lama. Tujuannya agar ada sinkronisasi antara visi nasional dan visi di daerah.
"Diskusi sudah dilakukan agar visi nasional dengan visi daerah nyambung, ada ide satu konsolidasi bentuknya bisa berupa retreat bisa macem-macem," ujarnya.
Ia pun mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Kemendagri terkait rencana retreat tersebut.
Di sisi lain, juga ia mengaku sudah mengumpulkan para kepala daerah terpilih dari PKB.
"Sudah sebagian sudah, di lain provinsi," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan "ospek" terhadap para kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024. Rencananya Prabowo akan mengumpulkan mereka seperti retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer.
Diketahui, usai melantik jajaran kabinet, Prabowo mengumpulkan mereka untuk ikut retreat. Kekinian, Prabowo ingin melakukan hal serupa terhadap pada kepala daerah.
Baca Juga: Sayur Pahit, Keluhan Siswa Program Makan Bergizi Gratis Rp10.000
"Keinginan bapak presiden bahwa seluruh kepala daerah itu akan dikumpulkan seperti dulu para menteri, wakil menteri dan kepala badan dikumpulkan di Magelang," kata Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/1/2024).
Yusril menyampaikan tujuan Prabowo melaksanakan retreat terhadap kepala daerah, yakni untuk menyamakan perspektif.
"Supaya kita memiliki perspektif yang sama, yang sekarang dihadapi oleh pemerintah," kata Yusril.
Prabowo ingin ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjalankan program-program pemerintah pusat.
"Apalagi sekarang ini terkait dengan daerah itu, harus ada sinkronisasi antara pusat dan daerah, program-program pemerintah pusat supaya juga dilaksanakan pemerintah daerah. Oleh karena itu pelantikan ini menjadi penting dan karena itu perlu kita selesaikan," kata Yusril.
Meski demikian, Yusril belum menjelaskan detail lebih lanjut terkait lokasi dan waktu pelaksanaan retreat untuk kepala daerah.
Berita Terkait
-
Prabowo Bakal 'Ospek' Kepala Daerah Terpilih Seperti Menteri di Kabinetnya, Pramono PDIP: Kita Tunduk Patuh
-
Sambut Kunjungan Resmi PM Jepang Ishiba di Istana Bogor, Prabowo: Kami Memandang Jepang Sahabat Lama
-
Di Luar Perhitungan, Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Bengkak Rp140 Triliun di 2025
-
Kompak Pakai Setelan Jas Abu-abu, Prabowo Terima Kunjungan PM Jepang Shigeru Ishiba di Istana Bogor
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya