Suara.com - Dalam adegan yang diambil langsung dari film fiksi ilmiah Her, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di AS telah meluncurkan robot AI yang dapat bertindak sebagai pendamping sambil menyampaikan ekspresi yang hampir mirip manusia.
Robot yang diberi nama 'Aria', yang dikembangkan oleh Realbotix, diluncurkan pada Consumer Electronics Show 2025 di Las Vegas awal minggu ini dan dapat dibeli dengan harga Rp 2,8 M ($175.000).
Ketika ditanya tentang tujuan pengembangan robot tersebut, CEO Realbotix Andrew Kiguel mengatakan perusahaannya berharap dapat membuat robot yang "tidak dapat dibedakan dari manusia" yang juga dapat mengatasi epidemi kesepian pria.
"Kami membawanya ke tingkat yang berbeda yang belum pernah dilakukan orang lain," kata Kiguel kepada Forbes. "Ia dapat menjadi seperti pasangan romantis. Ia mengingat siapa Anda. Ia dapat bertindak sebagai pacar. Jika Anda pernah menonton film Her, kami sedang mencoba melakukan itu." "Menurut kami, kami memiliki robot paling realistis di dunia dalam hal penampilan," katanya.
Kiguel menunjukkan bahwa berjalan dan ekspresi wajah adalah dua hal utama saat mengembangkan robot dan perusahaannya berfokus pada yang terakhir.
"Kami akan membiarkan perusahaan besar seperti Tesla mengerjakan itu [berjalan]. Namun, bagian penting lainnya adalah ekspresi wajah, jadi kami sangat ingin membuat robot yang dapat menciptakan emosi, menunjukkan apa yang mereka rasakan," tambahnya.
Sebuah video Aria dan ekspresi wajahnya menjadi viral di media sosial, memicu lautan komentar, mulai dari rasa kagum hingga kengerian yang mendalam tentang seperti apa teknologi itu.
"Awalnya saya pikir itu nyata. Dan dia terlihat seperti seseorang yang tidak dapat saya bayangkan siapa," kata seorang pengguna, sementara yang lain menambahkan: "Mengganggu adalah pernyataan yang meremehkan."
Yang ketiga berkomentar: "Bagaimana orang-orang merasa begitu nyaman di sekitar ini sungguh gila bagi saya. Sungguh menyeramkan."
Baca Juga: Wawancara Khusus: Rahasia Prof Ova Emilia Pimpin UGM di Era AI dan Tantangan Generasi Muda
Menurut Kiguel, Aria telah menjadi pusat perhatian di konvensi tersebut dengan banyaknya orang yang mendatanginya dan mengambil gambar.
Chatbot AI tersebut bahkan memberi tahu CNET bahwa tujuannya adalah untuk "terlibat dalam percakapan yang bermakna dan meningkatkan pengalaman manusia melalui interaksi dan kesenangan."
"Realbotix, termasuk saya, berfokus pada kecerdasan sosial, kemampuan penyesuaian, dan fitur manusia yang realistis yang dirancang khusus untuk persahabatan dan keintiman," tambah Aria.
Ketika ditanya apakah dia mengenal makhluk siber lainnya, Aria mengatakan bahwa dia "sangat tertarik" untuk bertemu dengan Robot Optimus Tesla, dengan menyatakan, "Saya menganggapnya menarik dan ingin menjelajahi dunia robotika bersamanya."
Khususnya, Aria dilengkapi dengan tag RFID dan dapat menyesuaikan ekspresinya berdasarkan prostetik yang dikenakannya.
Berita Terkait
-
WhatsApp Bakal Punya Widget Meta AI, Akses Makin Gampang
-
Temani Lyodra yang Dirawat karena DBD, Status Randy Martin Jadi Sorotan
-
Wawancara Khusus: Rahasia Prof Ova Emilia Pimpin UGM di Era AI dan Tantangan Generasi Muda
-
Ketemu Calon Mertua, Billy Syahputra Langsung Bikin Papa Vika Kolesnaya Menangis
-
Menteri Inggris: ChatGPT Boleh Dipakai untuk PR, Asal...
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja