Suara.com - Mumbai diguncang oleh insiden mengejutkan ketika aktor Bollywood ternama, Saif Ali Khan, menjadi korban serangan brutal di kediamannya yang mewah di Bandra West pada Kamis dini hari. Pelaku, yang bersenjatakan pisau, menuntut uang tebusan sebesar 1 crore (sekitar Rp1,9 miliar) sebelum menyerang Khan dan dua anggota staf rumah tangganya.
Menurut laporan polisi, insiden terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Pelaku pertama kali masuk ke kamar putra bungsu Khan, Jehangir, yang berusia empat tahun.
Perawat anak tersebut, Eliyama Phillipes, menjadi orang pertama yang menyadari kehadiran penyusup setelah mendengar suara mencurigakan di dalam rumah. Awalnya, ia mengira Kareena Kapoor Khan—istri Saif Ali Khan—sedang mengecek kondisi putranya. Namun, kecurigaannya meningkat setelah melihat seorang pria keluar dari kamar mandi dan langsung menuju kamar anak tersebut.
Saat Phillipes mencoba mengusir pelaku, ia justru diserang dan mengalami luka di pergelangan tangan serta tangan. Ia pun berteriak, yang akhirnya membangunkan Saif Ali Khan.
Dalam upaya melindungi keluarganya, aktor berusia 54 tahun itu terlibat perkelahian dengan penyusup tersebut dan mengalami enam luka tusukan, salah satunya menyebabkan pecahan pisau sepanjang 2,5 cm tertanam di tulang belakangnya. Ia juga mengalami luka serius di leher dan tangan kirinya.
Seorang staf rumah tangga lain, Geeta, turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Setelah menusuk Khan, pelaku berhasil melarikan diri dan hingga saat ini belum ditangkap. Rekaman CCTV menunjukkan pria tersebut mengenakan kaus, celana jins, dan syal oranye di pundaknya. Polisi telah mengajukan kasus dengan tuduhan perampokan, penyusupan, dan penganiayaan berat.
Insiden ini memicu perdebatan sengit mengenai keamanan di Mumbai, terutama di kawasan elite. Oposisi mempertanyakan bagaimana seorang penyusup bisa masuk ke apartemen yang memiliki sistem keamanan ketat.
Politisi dari Shiv Sena dan Aam Aadmi Party menyoroti lemahnya keamanan di kota tersebut, sementara pemerintah Maharashtra membantah tuduhan bahwa Mumbai menjadi kota yang tidak aman.
Sementara itu, Saif Ali Khan saat ini dalam kondisi stabil setelah menjalani operasi darurat di Lilavati Hospital. Putranya, Ibrahim Ali Khan, dikabarkan membawa sang ayah ke rumah sakit dengan menggunakan auto-rickshaw setelah mobil keluarga mereka mengalami keterlambatan.
Baca Juga: Rumah Disatroni Perampok, Saif Ali Khan Luka Parah Ditikam Berulang Kali
Polisi masih terus memburu pelaku sambil menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam serangan ini.
Berita Terkait
-
Rumah Disatroni Perampok, Saif Ali Khan Luka Parah Ditikam Berulang Kali
-
3 Film yang Dibintangi Kareena Kapoor Ini Tayang 2024, Terbaru Ada Singham Again
-
Sinopsis The Buckingham Murders, Kareena Kapoor Bongkar Kasus Pembunuhan
-
Review 'Crew', Film India Bertabur Bintang yang Gagal Bersinar?
-
Heroik! Pria 63 Tahun Ditikam saat Lindungi Anak-Anak dari Penusukan Brutal di Kelas Tari 'Taylor Swift'
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
-
Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut