Suara.com - Patwal (patroli dan pengawalan) merupakan layanan yang diberikan oleh kepolisian untuk mengawal perjalanan, terutama bagi kendaraan prioritas seperti pejabat negara, ambulans, dan pemadam kebakaran.
Tujuan utama patwal adalah untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, serta mencegah gangguan bagi pengguna jalan lainnya.
Hal ini diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian dan PP Nomor 43 Tahun 1993 yang memberikan pedoman mengenai penggunaannya. Lantas apakah menggunakan jasa patwal berbayar?
Jasa Patwal polisi tidak berbayar. Patwal merupakan bentuk pelayanan polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Patwal biasanya digunakan untuk mengawal:
1. Iring-iringan pengantar jenazah
2. Konvoi, pawai, atau kendaraan orang cacat
3. Kendaraan Kepala Negara (Presiden dan Wakil Presiden) atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara
4. Kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau mengangkut barang-barang khusus
5. Pengawalan perjalanan konvoi yang diikuti oleh massa berjumlah besar
Untuk menggunakan jasa patwal, biasanya ada beberapa langkah yang harus diikuti:
- Permintaan Resmi: Masyarakat perlu mengajukan permohonan resmi kepada pihak kepolisian, yang biasanya disertai dengan surat keterangan mengenai kegiatan yang akan dikawal.
- Pertimbangan Pihak Kepolisian: Pihak kepolisian akan mempertimbangkan permintaan tersebut berdasarkan kepentingan dan potensi dampak terhadap lalu lintas.
Tidak semua permintaan akan diterima; hanya yang dianggap penting dan tidak mengganggu lalu lintas yang akan diproses. Penggunaan jasa patwal umumnya lebih umum bagi pejabat atau dalam situasi tertentu yang memerlukan pengawalan resmi.
Berita Terkait
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Polisi Beli Bensin Pakai Drum Bikin Publik Suudzon: Ternyata Demi Keselamatan Umum
-
Viral Warga Labrak Patwal Parkir di Area Disabilitas Bandara Juanda: Presiden Juga Tak Berhak
-
Geram Mobil Patwal Parkir di Jalur Disabilitas, Seruan Joko Anwar: Ayo Normalisasi Tegur Seperti Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan