Suara.com - Polisi Jepang mengumumkan bahwa mereka telah menangkap seorang pria atas tuduhan menendang seekor kelinci.
Penyelidikan ini dilakukan di tengah penyelidikan kematian lebih dari 70 kelinci di sebuah pulau yang dikenal dengan populasi kelincinya yang besar.
Kejadian tersebut berlangsung di Pulau Okunoshima, Prefektur Hiroshima, yang menjadi rumah bagi lebih dari 1.000 kelinci yang hidup bebas dan sering diberi makan oleh para wisatawan.
Riku Hotta, seorang pria dari Kyoto Timur, ditangkap pada Selasa (22/1/2025) karena diduga menendang seekor kelinci, yang kemudian dilaporkan mati.
Media melaporkan bahwa pihak kepolisian juga menyelidiki kemungkinan keterlibatan pria berusia 25 tahun tersebut dalam penemuan 77 bangkai kelinci di pulau itu sejak akhir November.
Kementerian Lingkungan Hidup menjelaskan pada Senin bahwa penyebab kematian kelinci-kelinci tersebut masih belum dapat dipastikan.
"Penyebab kematiannya bisa jadi penyakit menular, cuaca dingin, atau faktor yang berkaitan dengan manusia, tetapi belum jelas saat ini," ujar pihak kementerian.
Mereka juga menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan bersama dokter hewan dan organisasi terkait, sambil meningkatkan pengawasan terhadap situasi ini.
Pulau Okunoshima, yang pernah menjadi lokasi pabrik gas beracun selama Perang Dunia II dan kini menjadi museum, telah menjadi daya tarik wisata.
Baca Juga: Siap-Siap! Drama Korea Itaewan Class Dapatkan Adaptasi Musikal Jepang
Berkat tingkat reproduksi kelinci yang tinggi, pulau ini bahkan dikenal sebagai tempat untuk mencari keberuntungan bagi kesuburan keluarga.
Berita Terkait
-
Siap-Siap! Drama Korea Itaewan Class Dapatkan Adaptasi Musikal Jepang
-
Heboh! SUV Diduga Berpelat Dinas Polisi Nyelonong di Jalur TransJakarta, Publik: Emang Boleh?
-
Jatiluhur Water World, Tempat Wisata Keluarga yang Ramah Anak di Purwakarta
-
Wisata Menara Siger, Ikon Lampung yang Penuh akan Nilai Budaya
-
Lampung Walk, Tempat Kekinian untuk Berburu Ragam Spot Foto Instagramable
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?