Suara.com - Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mengonfirmasi bahwa warga negara Australia, Oscar Jenkins, yang sebelumnya dilaporkan tewas setelah ditangkap pasukan Rusia di Ukraina, ternyata masih hidup dan dalam tahanan.
"Pemerintah Australia telah menerima konfirmasi dari Rusia bahwa Oscar Jenkins masih hidup dan dalam tahanan," ujar Wong dalam pernyataan resmi pada Rabu.
Meski demikian, Wong menegaskan bahwa pemerintah Australia tetap memiliki kekhawatiran serius terhadap kondisi Jenkins sebagai tawanan perang.
Pada bulan Desember lalu, sempat beredar video yang menunjukkan Jenkins—yang diketahui bertempur bersama pasukan Ukraina—sedang diinterogasi dan ditampar oleh seorang pria berbahasa Rusia.
"Pemerintah meminta Rusia untuk membebaskan Tn. Jenkins," tegas Wong. Ia juga memperingatkan bahwa Australia akan merespons dengan tegas jika Rusia tidak memberikan perlindungan yang menjadi hak Jenkins sesuai hukum humaniter internasional.
"Kami telah menjelaskan kepada Rusia di Canberra dan di Moskow bahwa Tn. Jenkins adalah tawanan perang dan Rusia berkewajiban memperlakukannya secara manusiawi sesuai dengan hukum humaniter internasional," tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah Australia telah berupaya mengonfirmasi laporan mengenai dugaan pembunuhan Jenkins. Wong bahkan telah memanggil duta besar Rusia untuk Australia dan menegaskan bahwa "semua opsi" akan dipertimbangkan sebagai tanggapan pemerintah.
Berita Terkait
-
Siapa Ryan Teague, Calon Pemain Timnas Australia yang Diklaim Punya Darah Malaysia
-
3 Dampak Negatif jika Australia Diizinkan Main di Piala AFF
-
Tony Popovic Ngebet, 3 Keuntungan Bagi Timnas Indonesia jika Australia Ikut Piala AFF
-
Gaji Cleaning Service di Australia Bikin Melongo, Beda Jauh Sama Gajimu?
-
Pelatih Australia Takut dengan Amukan Timnas Indonesia di Sydney Stadium
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029