Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mengadakan program Mudik Gratis Lebaran 2025 untuk membantu warga yang ingin pulang kampung tanpa biaya transportasi.
Mudik gratis adalah program yang diselenggarakan oleh pemerintah atau perusahaan untuk memfasilitasi masyarakat terutama pada saat perayaan hari besar seperti Idul Fitri.
Program ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, serta untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan mudik.
Keberangkatan akan dilakukan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 26 Maret 2025.
Syarat Peserta
Warga Jawa Tengah, dibuktikan dengan KTP/KIA yang menunjukkan tempat lahir atau tempat tinggal di Jawa Tengah.
Bekerja di bidang informal, seperti:
- Asisten Rumah Tangga (ART), Pedagang Kaki Lima (PKL), Buruh pabrik, Buruh bangunan, Ojek online, sopir angkutan umum, dan bajaj, Penyandang disabilitas, Warga kurang mampu lainnya
- Maksimal 4 orang per Kartu Keluarga (KK)
- KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA)
- Kartu Keluarga (KK) bagi pendaftar satu keluarga/kelompok
- Bukti pekerjaan sesuai persyaratan, misalnya: Foto di lokasi kerja, Foto tanda pengenal/ID pekerja, Foto akun ojek online, Foto sedang berjualan, dll.
- Format dokumen: JPG/PDF, ukuran maksimal 5MB (dokumen harus terbaca dengan jelas)
Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu agar bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Baca Juga: Cara Dapat Tiket Mudik Gratis Indomaret 2025, Cek Syarat & Rutenya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta
-
Kecelakaan Beruntun di Rawa Buaya: Truk Kontainer Tabrak Motor dan Mobil, Dua Terluka
-
Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo
-
Tata Cara Baca Surat Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Syaban, Bacalah Usai Maghrib dengan Niat Ini
-
Kemkomdigi Normalkan Akses Grok di X dengan Syarat Ketat dan Pengawasan Berkelanjutan
-
LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Prabowonomics Utamakan Kepentingan Nasional, Tapi Rokok dan Sawit Masih Dijegal Asing