Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut Presiden Prabowo memotong gaji DPR karena kerja tak becus.
Video tersebut diunggah oleh Kanal YouTube “Lingkarnews” pada Rabu (29/1/2025). Berikut narasi yang disampaikan:
Wakil Rakyat Menangis! Prabowo Pangkas Gaji Mereka 90%! Begini Kalau Tak Becus Bekerja!?
Terpantau pada hari Senin (17/2/2025) video tersebut sudah ditonton 3 ribu kali dan mendapatkan 70 tanda suka.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Penjelasan
Tim Cek Fakta Suara.com lantas menelusuri narasi tersebut dengan menonton video secara menyeluruh. Ditemukan fakta bahwa narator dalam video membacakan artikel bisnis.com “KPK Dukung Inpres Prabowo, Bakal Pangkas Perdin dan Operasional Kantor” yang tayang Selasa (28/1/2025).
Berdasarkan informasi yang didapat, Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 pada Rabu (22/1/2025).
Dalam Inpres tersebut sama sekali tidak disebutkan bahwa pemerintah memotong gaji anggota DPR sebesar 90 persen, tetapi menekankan pemotongan anggaran dinas serta operasional pemerintah daerah dan negara.
Sementara itu, ketika dilakukan penelusuran dengan Google Lens, ditemukan bahwa foto thumbnail video YouTube “Lingkarnews” itu merupakan momen Prabowo yang krtika itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI saat sedang menghadiri rapat kerja di DPR pada November 2019.
Foto tersebut mirip dengan unggahan liputan6.com dalam artikel “Prabowo Ingin Komponen Cadangan Pertahanan Negara Berasal dari Mahasiswa”.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa unggahan yang memuat narasi “Prabowo potong gaji DPR sebesar 90 persen ” merupakan konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Prabowo-Gibran Dikritik Tajam, Tagar #IndonesiaGelap Viral di Media Sosial
-
Prabowo Turun Tangan Perangi Judi Online, Segera Bikin Aturan Baru
-
Gaya Pidato Prabowo Dianggap Khas Bocah, Fedi Nuril Heran Ada yang Bangga
-
Sisir APBD Demi Perintah Prabowo Efisiensi Anggaran, Pemprov DKI Klaim Hemat Rp1,548 Triliun
-
Masa Depan IKN Dipertanyakan: Janji Investasi VS Realita Anggaran
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL