Suara.com - Bupati Trenggalek Nur Arifin tetap semangat menghadiri pelantikan kepala daerah yang dilakukan serentak di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2) kendati kondisi kakinya sedang mengalami cidera.
Pantaun Suara.com di lokasi, Arifin yang yang menggunakan kruk atat tongkat alat bantu berjalan tiba di komplek Istana Kepresidenan Jakarta pukul 08.44 WIB. Arifin tampak mengenakan kacamata hitam dengan pakaian dinas lengkap bewarna putih.
Arifin pun mengungkap, penyebab dirinya menggunakan kruk pada hari pelantikan di Istana Merdeka hari ini.
"Ada sport injury, engkel, ligamennya putus," kata Arifin, Kamis (20/2/2025).
Arifin mengatakan, kakinya mengalami bengkak saat malam usai mengikuti gladi pelantikan. Kekinian ia mengatasi rasa nyeri di kaki dengan minum pain killer.
"Kan kemarin sudah gladi dua hari. Malah yang gladi pertama kita ikut jalan cuma malamnya kaki saya bengkak, persiapannya cuma minum pain killer sama antiinflamasi biar kuat berdiri," kata Arifin.
Ia memiliki semangat dan motivasi kuat mengikuti jalannya pelantikan lantaran menjadi momen sejarah.
"Acara ini kan bersejarah ya, sejak kita merdeka baru dilantik serentak di Istana Presiden," kata Arifin.
Diketahui, Kamis pagi ini, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan melantik ratusan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Mereka akan dilantik di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca Juga: Foto Bareng Warga di Monas, 961 Kepala Daerah Bersiap Ikuti Pelantikan Historis
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana mengatakan upacara pelantikan tersebut akan dipimpin langsung oleh Prabowo. Kepala negara sekaligus akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
"Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur; 363 bupati, 362 wakil bupati; 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota akan dilantik dalam satu rangkaian prosesi. Presiden Prabowo juga dijadwalkan menyampaikan amanat kepada para kepala daerah yang baru dilantik," kata Yusuf dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (19/2/2025).
Yusuf mengatakan pelantikan kepala daerah tersebut merupakan yang pertama kali digelar secara serentak di Istana Kepresidenan. Pelantikan tersebut, kata dia menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.
"Sebelum pelantikan, para kepala daerah akan terlebih dahulu mengikuti prosesi kirab dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka Jakarta " kata Yusuf.
Berita Terkait
-
Foto Bareng Warga di Monas, 961 Kepala Daerah Bersiap Ikuti Pelantikan Historis
-
Rano Karno Didampingi Istri Sambangi Kediaman Pramono Anung Jelang Pelantikan
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah dan Wakil di Istana, Jakarta Dijaga Ketat 2.802 Personel!
-
Pengamanan Ketat Jelang Pelantikan, Kepala Daerah Terpilih Tak Boleh Bawa Ponsel hingga Tas
-
30 Bus Listrik Transjakarta Antar Kepala Daerah Terpilih di Pelantikan Istana
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN