Suara.com - Haris Rusly Moti memperingatkan adanya potensi bahaya yang berasal dari kepentingan geopolitik global terhadap stabilitas di Indonesia pada era kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Tokoh gerakan mahasiswa tahun 1998 di Yogyakarta tersebut mengungkapkan kekhawatiran adanya eskalasi politik dalam negeri yang dapat dipicu oleh pihak-pihak asing.
Ia menegaskan kekhawatirannya tersebut bukan tanpa alasan. Ia meyakini ada pihak internasional yang ingin mengambil keuntungan dari banyaknya kebijakan Prabowo yang berkarakter nasionalistik serta kerakyatan.
"Termasuk keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dengan BRICS," kata Haris Rusly Moti, Kamis (20/2/2025).
Untuk diketahui, BRICS adalah organisasi kolaboratif yang dibentuk oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, untuk menyaingi dominasi Amerika Serikat dalam perekonomian dunia.
"Pembentukan Bank Emas dan Danantara, serta kebijakan yang mengatur penempatan 100 persen devisa hasil ekspor sumber daya alam secara lokal, merupakan langkah besar yang memang patut diapresiasi," ujar Moti.
Tapi, kata dia, "kita harus mewaspadai semua kebijakan Presiden Prabowo itu berpotensi menarik campur tangan asing yang tidak selalu memiliki kepentingan yang sejalan dengan kedaulatan Indonesia."
Perubahan intervensi asing
Haris yang merupakan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, mengungkapkan terdapat perbedaan intervensi asing pada masa lalu di Indonesia dengan kekinian.
Baca Juga: Dilantik Prabowo di Istana, Ini Fokus Gubernur Sumsel Herman Deru di 100 Hari Pertama Kerja
Sebelumnya, kata dia, banyak kepentingan asing disusupkan lembaga-lembaga donor ke sejumlah organisasi konvensional seperti LSM dan Ormas untuk mendikte arah kebijakan pemerintah.
Tapi kekinian, sambungnya, kepentingan asing itu dilakukan secara diam-diam melalui manipulasi informasi dan rekayasa sosial.
"Kita melihat tren global saat ini, di mana kekuatan asing lebih memilih untuk mempengaruhi kebijakan dalam negeri melalui rekayasa opini publik di media sosial dan platform open source," terangnya.
Beruntung, kata Haris, Presiden Prabowo mempunyai jiwa patriotik yang tak pernah memecah belah serta membenturkan masyarakat untuk urusan kekuasaan.
"Sebelumnya, masyarakat diaduk aduk melalui influencer dan buzzer, membenturkan kelompok si anu dengan kelompok si ono. Tapi Prabowo tampaknya tidak mau seperti itu."
Anomali kritik terhadap efisiensi
Tag
Berita Terkait
-
Dilantik Prabowo di Istana, Ini Fokus Gubernur Sumsel Herman Deru di 100 Hari Pertama Kerja
-
Mahfud MD Bela Prabowo: Tak Sepenuhnya 'Indonesia Gelap', Banyak Kebijakan Terang!
-
Demo Indonesia Gelap Terus Bergulir, Mahasiswa Kembali Geruduk Istana Siang Ini: Kita Harus Bersuara!
-
Prabowo Harap 961 Kepala Daerah Kuat Jalani Retreat: Yang Ragu-Ragu Boleh Mundur
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah di Istana Kepresidenan Jakarta
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata