Suara.com - Setelah bertahun-tahun menghindari jerat hukum, Zoya Khan—istri gembong kriminal Hashim Baba—akhirnya tertangkap. Polisi Delhi berhasil meringkusnya dengan barang bukti 270 gram heroin, yang nilainya diperkirakan mencapai Rs 1 crore di pasar internasional.
Selama ini, Zoya (33) selalu berada dalam radar kepolisian, tetapi ia mampu mengelak dari bukti langsung yang dapat menjeratnya. Sebagai istri ketiga Hashim Baba, ia mengambil alih kendali atas jaringan kejahatan suaminya setelah Baba dipenjara. Ia dikenal mengelola bisnis gelapnya dengan cerdik, mirip dengan peran yang dimainkan Haseena Parkar dalam jaringan kriminal Dawood Ibrahim.
Zoya tidak hanya terlibat dalam pengelolaan keuangan dan operasi geng, tetapi juga dalam bisnis pemerasan serta peredaran narkoba. Menurut sumber kepolisian, ia sering terlihat di pesta-pesta mewah dan memamerkan gaya hidup glamor melalui media sosial, yang menarik banyak pengikut.
Meski selama ini sulit ditangkap, keberuntungan Zoya akhirnya habis. Polisi Delhi menangkapnya di daerah Welcome, Delhi Timur Laut, berdasarkan informasi intelijen. Saat ditangkap, ia kedapatan membawa heroin dalam jumlah besar yang diduga berasal dari Muzaffarnagar, Uttar Pradesh, untuk diedarkan lebih lanjut.
Zoya juga diduga memberikan perlindungan bagi para pelaku dalam kasus pembunuhan Nadir Shah, pemilik gym terkenal di Greater Kailash-1, yang ditembak mati pada September 2024. Sebulan sebelum penangkapannya, ia telah diperiksa di kantor Special Cell Lodhi Colony terkait kasus tersebut.
Jejak kejahatan Zoya bukan tanpa alasan. Ia berasal dari keluarga dengan riwayat kriminal. Ibunya pernah dipenjara pada tahun 2024 atas dugaan keterlibatan dalam jaringan perdagangan manusia dan kini sedang bebas dengan jaminan. Ayahnya juga memiliki hubungan dengan jaringan pemasok narkoba.
Selama mengelola bisnis ilegalnya, Zoya beroperasi dari berbagai lokasi di Delhi Timur Laut, khususnya Usmanpur, dengan pengawalan ketat dari para anak buah Hashim Baba yang setia.
Geng Baba telah lama terlibat dalam pemerasan dan perdagangan narkoba di Delhi, bersaing dengan kelompok kriminal lain seperti geng Chhenu dan geng Nasir Pehelwan. Konflik antar-geng ini telah menyebabkan serangkaian pembunuhan sejak 2007.
Nama Hashim Baba juga muncul dalam kasus pembunuhan Nadir Shah tahun lalu. Dalam interogasi di Tihar Jail, ia mengaku terlibat dan menyebut nama Lawrence Bishnoi, gangster terkenal yang dikaitkan dengan pembunuhan musisi Sidhu Moose Wala serta penembakan di rumah aktor Bollywood Salman Khan.
Baca Juga: Perusahaan Teknologi Asal India Kepincut Pasar RI
Menurut polisi, Baba dan Bishnoi menjalin hubungan sejak 2021, meskipun ditahan di penjara yang berbeda. Mereka tetap berkomunikasi melalui saluran telepon ilegal dan panggilan video untuk mengoordinasikan aktivitas kriminal mereka.
Dengan tertangkapnya Zoya Khan, pihak berwenang berharap dapat mengguncang jaringan kriminal yang selama ini beroperasi dengan licik dan sulit disentuh oleh hukum. Polisi kini tengah memburu rekan-rekan Zoya lainnya untuk mengungkap lebih dalam operasi kriminal yang selama ini ia jalankan.
Berita Terkait
-
Perusahaan Teknologi Asal India Kepincut Pasar RI
-
Serban Dibuang ke Tong Sampah: Penghinaan Imigran Sikh di Tahanan AS
-
Sinopsis Mrs, Film India yang Dibintangi Sanya Malhotra dan Nishant Dahiya
-
Sinopsis Badass Ravi Kumar, Film Action India Dibintangi Himesh Reshammiya
-
Lagi-lagi Rebutan Kursi, Seorang Pria Tewas Dianiaya di dalam Kereta
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam