Suara.com - Dalam rangka menguatkan kampanye kebaikan di Ramadhan 1446 Hijriah, Dompet Dhuafa meluncurkan berbagai program sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Ramadan Dompet Dhuafa, Andriansyah dalam konferensi pers yang diadakan di Coner 28 Jakarta pada Jumat (21/2/2025), menyampaikan bahwa di tahun ini, dari sekian banyak program setidaknya ada 6 program yang dapat dibeberkan sebagai unggulan.
Salah satu program unik yang diluncurkan adalah Sekar (Sadar Kebersihan Makam), di mana program ini melibatkan pembagian bunga gratis, buku doa, serta kegiatan bersih-bersih di 20 titik permakaman.
“Kami ingin menanamkan budaya kebersihan sekaligus memberikan penghormatan kepada para leluhur,” tambahnya.
Tidak hanya itu saja, ada pula program yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat menjelang mudik Lebaran. Yaitu Pos Mudik Ramah yang menyediakan berbagai berbagai fasilitas bagi pemudik, termasuk tempat istirahat, playground anak, hingga layanan servis motor gratis.
“Bagi yang kendaraannya belum ganti oli, kami akan menggantinya secara gratis. Untuk layanan servis motor ini tidak dikenakan biaya,” jelas Andriansyah.
Lebih lanjut dipaparkannya bahwa masih ada program lainnya, seperti Dakwah Melintas Batas, Ramadan di Palestina, Muliakan Anak Yatim dan Pasar Berkah.
Dengan adanya berbagai program tadi, Dompet Dhuafa menargetkan penerima manfaat akan mencapai setengah juta orang sepanjang Ramadan 1446 Hijirah.
Dalam konferensi pers ini juga hadir Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Prof. Waryono Abdul Ghafur selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kemenag RI dan Sandiaga Uno selaku wirausahawan dan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).
Baca Juga: Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump
Tokoh-tokoh ternama yang hadir tadi juga turut serta dalam acara penandatanganan kerja sama atau kolaborasi antara Dompet Dhuafa, Yayasan Indonesia Setara, serta Mitra Pengelola Zakat (MPZ).
Kontributor: Tantri Amela Iskandar
Berita Terkait
-
Niat Puasa Ramadhan yang Benar, Apakah Sah Jika Dibaca Saat Sahur?
-
Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump
-
Bangun Sahur Masih Ngantuk? Ini 5 Tips agar Pola Tidur Terjaga saat Bulan Ramadhan
-
Jangan Sampai Salah! Begini Niat dan Tata Cara Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadhan
-
Keutamaan Luar Biasa Sholat Tarawih 1-30: Dari Ampunan Dosa Hingga Istana di Surga!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!