Suara.com - Nama Vinanda Prameswati menjadi buah bibir setelah dilantik menjadi wali kota termuda dari Kediri, Jawa Timur.
Perempuan yang masih berusia 26 tahun ini pun jadi sorotan. Selain karena prestasinya, latar belakang keluarganya pun disorot.
Vinanda Pramesti ternyata anak seorang pejabat polisi yang tak lain adalah AKBP Edy Herwiyanto.
Ayahnya adalah seorang perwira polisi yang berdedikasi di Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI).
AKBP Edy Herwiyanto sendiri lahir di Nganjuk pada 28 Oktober 1970 dan merupakan sosok yang berperan penting dalam dunia kepolisian dan memiliki gelar lengkap Dr. Edy Herwiyanto, SH, MH, M.
Vinanda sedari kecil hidup di lingkungan yang baik dan mendukung pendidikkan maupun kariernya.
Vinanda adalah empat bersaudara yang dilahirkan oleh Siskawati.
Dari latar belakang keluarga yang solid inilah dasar Vinanda menghadapi tantangan hidup dan meniti kariernya, terutama di dunia sosial dan politik.
Ikut Retret Prabowo
Baca Juga: Korupsi Meja Kursi SD, Wali Kota Semarang dan Suami Diciduk KPK
Dalam kegiatan retret yang diselenggarakan Presiden Prabowo, ia tergabung dalam Kompi D bersama beberapa kepala daerah lain.
“Kegiatan retret ini sebagai bentuk komitmen saya selaku wali kota terhadap Asta Cita Pemerintah Pusat, Bapak Presiden Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Saya ingin Asta Cita bisa menjadi program penguat pembangunan Kota Kediri. Insya Allah Saya siap untuk kegiatan retret ini,” katanya, dikutip dari kedirikota.go.id.
Vinanda dikenal aktif dalam berbagai organisasi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kota Kediri, Sekretaris Mitra Bisnis ASPERDA DPD Jawa Timur, dan Ketua Paguyuban Sedulure Wong Cilik Kota Kediri.
Selain itu ia juga terlibat di Jaringan Media Indonesia (JMSI) sebagai dewan pembina serta Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia Kota Kediri.
Biodata Vinanda Prameswati
Nama Lengkap : Vinanda Prameswati
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi
-
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!
-
Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 11,4 Triliun Hasil Satgas PKH: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah
-
Menko Yusril: Kami Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia