Suara.com - Sosok Vinanda Prameswati belakangan menjadi sorotan setelah dilantik sebagai Wali Kota Kediri, Jawa Timur. Perempuan ini dilantik sebagai kepala daerah termuda dari kota tahu tersebut.
Selain itu penampilannya saat mengikuti retret di Magelang juga mencuri perhatian.
Vinanda bukan tanpa bekal maju di dunia politik. Ia diketahui mempunyai latar belakang pendidikkan yang mumpuni terutama di bidang hukum, sehingga pernah memiliki cita-cita menjadi notaris.
Namun kini ia lebih memilih menjadi seorang politisi dan dilantik menjadi wali kota Kediri.
Dalam kegiatan ini, retret yang diselenggarakan Presiden Prabowo ini, ia tergabung dalam Kompi D bersama beberapa kepala daerah lain.
“Kegiatan retret ini sebagai bentuk komitmen saya selaku wali kota terhadap Asta Cita Pemerintah Pusat, Bapak Presiden Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Saya ingin Asta Cita bisa menjadi program penguat pembangunan Kota Kediri. Insya Allah Saya siap untuk kegiatan retret ini,” katanya, dikutip dari kedirikota.go.id.
Vinanda dikenal aktif dalam berbagai organisasi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kota Kediri, Sekretaris Mitra Bisnis ASPERDA DPD Jawa Timur, dan Ketua Paguyuban Sedulure Wong Cilik Kota Kediri.
Selain itu ia juga terlibat di Jaringan Media Indonesia (JMSI) sebagai dewan pembina serta Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia Kota Kediri.
Sebelum menjadi wali kota, Vinanda sebenarnya tidak pernah bercita-cita terjun ke dunia politik. Saat kecil, ia ingin menjadi dokter, lalu saat SMA bercita-cita menjadi notaris. Namun, keterlibatannya dalam berbagai organisasi sosial mengubah perspektifnya hingga akhirnya terjun sebagai politisi seperti saat ini.
Baca Juga: Kompak Tersangka, Walkot Semarang Mbak Ita dan Suami Resmi Ditahan KPK
Biodata Vinanda Prameswati
Nama Lengkap : Vinanda Prameswati
Lahir : Surabaya, Jawa Timur, pada 12 Juni 1998 (26 Tahun 8 Bulan)
Pendidikkan :
Sarjana Hukum Universitas Brawijaya
Magister Kenotariatan Universitas Airlangga (2023)
Agama : Islam
Ayah: AKBP Edy Herwiyanto (Perwira Polisi)
Ibu: Siskawati
Status: Belum Menikah
Organisasi : Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL), Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri (2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam
-
PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto
-
Skandal Sertifikat K3: KPK Endus Aliran Uang Haram ke Pejabat Kemnaker dalam Penerbitan SKP
-
Program Bang Jasri Digelar Serentak, Polisi Bersih-Bersih Masjid dan Bagikan Takjil Selama Ramadan
-
Detik-detik Pajero Hantam JakLingko Setelah Seruduk Tiga Motor di Persimpangan Cilandak