Suara.com - PT PLN (Persero) menghadirkan Power UMK Hub di PLN Kantor Pusat sebagai ruang baru bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk berkembang dan memperluas pasar. Diresmikan pada Jumat (21/2/2025), inisiatif ini mendapat apresiasi dari Kementerian BUMN sebagai langkah konkret PLN dalam memberikan akses pelatihan, pendampingan, serta pemasaran bagi UMK binaannya.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa kehadiran Power UMK Hub berperan penting dalam mendukung pengembangan pasar UMK sekaligus meningkatkan daya saing mereka.
“Ada pertanyaan dari UMK, bagaimana produknya bisa dibeli oleh PLN. Dengan ini paling tidak PLN sudah bisa menjawab. Jadi dengan space seperti ini, temen-temen PLN bisa membeli dan UMK bisa menjual produknya di sini, semoga produknya dibutuhkan oleh karyawan PLN. Terima kasih kepada PLN yang sudah menyediakan tempat yang bagus banget, keren,” ucap Arya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN terus mendukung keberadaan UMK untuk mendorong ekonomi kerakyatan di Indonesia. Kehadiran Power UMK Hub pun memiliki peran krusial dalam memperkuat aspek hilir, terutama dalam penyerapan produk-produk dari UMK binaan PLN yang telah mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan serta dukungan peralatan.
"UMK adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui inisiatif seperti Power UMK Hub ini, PLN tidak hanya menyediakan energi listrik yang andal, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pemberdayaan usaha kecil agar lebih inovatif, kompetitif, dan berdaya saing di pasar nasional maupun global," jelas Darmawan.
Executive Vice President (EVP) Komunikasi dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, merinci bahwa Power UMK Hub menampilkan 671 produk dari 43 UMK binaan PLN, yang dikurasi dan ditampilkan secara bergantian. Setiap produk membawa cerita unik dari daerah asalnya, mencerminkan semangat inovasi dan keberagaman budaya Indonesia.
"Di sini, para pelaku UMK tidak hanya mendapatkan akses ke berbagai sumber daya, tetapi juga kesempatan untuk berkolaborasi dengan komunitas yang lebih luas. Ini adalah bukti nyata keberpihakan PLN dalam mendukung UMK untuk naik kelas," ungkap Gregorius.
Power UMK Hub menampilkan produk yang berasal dari Rumah BUMN Gunung Kidul, Rumah BUMN Pacitan, Rumah BUMN Blitar, serta HUB UMK Jaya dan nantinya akan bergantian dengan Rumah BUMN lainnya. Menariknya, tidak hanya produk yang dipamerkan, desain dan material booth Power UMK Hub juga mengusung prinsip keberlanjutan. Pengelolaan booth ini menggunakan 320 kilogram sampah plastik daur ulang, termasuk tutup botol, botol skincare, dan botol body lotion yang dikelola oleh UMK binaan PLN.
"Kami ingin memastikan bahwa dukungan terhadap UMK tidak hanya dari sisi pemasaran, tetapi juga bagaimana bisnis mereka dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan," tutup Gregorius.
Baca Juga: Inovasi Hijau ITPLN Raih Penghargaan Internasional, Sabet Gold Medal di IPITEx 2025
Berita Terkait
-
PLN Sukses Kawal Kelistrikan Kompleks Istana Kepresidenan, Pelantikan 961 Kepala Daerah Berjalan Lancar
-
Inovasi Hijau ITPLN Raih Penghargaan Internasional, Sabet Gold Medal di IPITEx 2025
-
PLN Tebar Promo EV Deals Selama IIMS 2025, Beli Kendaraan Listrik Dapat E-Voucher Hingga Rp2 Juta
-
Menang Lawan Yogya Falcons, Peluang Jakarta Electric PLN Lolos ke Final Four PLN Mobile Proliga 2025 Makin Terbuka
-
Empat Remaja Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Pria Berkebutuhan Khusus di Rajasthan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa