Suara.com - Jakarta Electric PLN kembali menunjukan taringnya ketika berhadapan dengan Yogya Falcons pada putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025 di Gedung Olahraga Terpadu Pangsuma, Pontianak pada Minggu (16/2). Kemenangan 3 – 0 tanpa balas membuat Jakarta Electric PLN masih membutuhkan 1 kemenangan lagi untuk memastikan lolos ke babak final four.
Ketua Umum Jakarta Electric PLN, Arsyadany G. Akmalaputri bersyukur atas kemenangan ini dan yakin bahwa tim besutannya dapat meraih tiket final four untuk bertarung meraih gelar juara.
"Kami mengapresiasi seluruh pemain yang bisa kembali ke jalur kemenangan. Hasil ini sangat penting untuk menjaga asa kami ke babak selanjutnya,” ucap Arsyadany.
Asisten Pelatih Kepala Jakarta Electric PLN, Alim Suseno mengatakan bahwa sejak awal timnya sudah tampil trengginas dan fokus untuk meraih kemenangan.
"Sejak awal saya minta para pemain untuk tetap fokus dan menampilkan permainan terbaik. Dan itu ditunjukkan oleh seluruh pemain hari ini. Kami bersyukur bisa meraih kemenangan," ucap Alim.
Meskipun demikian, dirinya berharap para pemain tidak cepat merasa puas dan terus bersiap untuk menghadapi sisa laga di seri Palembang yang menjadi penutup putaran reguler PLN Mobile Proliga 2025.
"Kami masih punya 2 laga tandang di Palembang, dua laga tersebut menjadi laga yang krusial bagi kami. Bagaimanapun kami harus tetap menjaga permainan untuk meraih tiket menuju final four," tambah Alim.
Hal serupa juga dikatakan oleh pemain Jakarta Electric PLN, Ersandrina Devega. Dirinya optimistis timnya bisa lolos ke final four dan merengkuh gelar juara pada PLN Mobile Proliga 2025.
"Kami akan berjuang maksimal pada sisa dua pertandingan di Palembang. Kami akan bermain sebaik mungkin agar bisa memenangkan pertandingan untuk menuju ke putaran final nantinya," ucap Ersandrina.
Baca Juga: Di Peluncuran IETF, PLN Dapatkan Dukungan Hibah senilai 6,5 Juta Euro dari EU dan AFD
Tampil sangat percaya diri, block dari Valentina Diouf membawa Jakarta Electric PLN unggul pada technical time out pertama dengan skor 8-6. Jakarta Electric PLN terus mampu menjaga kendali permainan, smash keras Valentina Diouf membuat Jakarta Electric PLN unggul pada technical time out kedua dengan skor 16-12.
Memasuki akhir pertandingan, Jakarta Electric PLN terus menjauh. Penempatan bola dari Polina Shemanova tidak terbaca oleh pemain Yogya Falcons, smash keras Valentina Diouf menutup set pertama dengan skor 25-14.
Pada awal set kedua, Jakarta Electric PLN semakin mendominasi pertandingan. Hal ini dibuktikan dengan kesalahan dari bebarapa pemain Yogya Falcons yang dimanfaatkan oleh Jakarta Electric PLN. Smash keras Polina Shemanova di penghujung pertandingan menutup set kedua dengan skor 25-16. Jakarta Electric PLN unggul 2-0.
Pada set ketiga, dua service ace berturut-turut dari Valentina Diouf membuat Jakarta Electric PLN unggul 6-3. Penerimaan bola pertama Yogya Falcons terus menjadi masalah yang membuat mereka kesulitan membangun serangan. Hal ini membuat Jakarta Electric PLN terus memimpin.
Lagi, smash keras Polina Shemanova tak dapat dibendung oleh pasukan Yogya Falcons. Memasuki pertengahan set ketiga, Jakarta Electric PLN terus menjauh dengan keunggulan 16-12. Bermain cantik di penghujung laga membuat Jakarta Electric PLN kian percaya diri, beberapa smash cepat yang dilontarkan Yesky Pentakusuma membuat Jakarta Electric PLN mengakhiri set ketiga dengan skor 25-19.
Jakarta Electric PLN akan menghadapi dua laga hidup dan mati menghadapi BJB Tandamata pada Jumat (21/2) dan Pertamina Enduro pada Sabtu (22/2) di Palembang Sport & Convention Center, Sumatera Selatan. Jakarta Electric PLN hanya membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan diri untuk masuk ke putaran final atau final four.
Berita Terkait
-
PLN Indonesia Power Targetkan Pengembangan Pembangkit Listrik Berbasis EBT Sebesar 2,4 GWh Pada Tahun 2035
-
Ekonom: Insentif Kendaraan Listrik Perlu Diperluas, Dorong Transisi Energi
-
Promo Spesial, Beli Tiket IIMS di Aplikasi PLN Mobile Dapat Diskon 50% Tambah Daya Listrik
-
Di Mandiri Investment Forum, Dirut PLN Ajak Kolaborasi untuk Transisi Energi
-
Akselerasi Kendaraan Listrik Berpotensi Hemat Subsidi Energi Hingga Rp4,984 Triliun
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Drama Sidang Nadiem Makarim: Kejahatan Diadili KUHP Lama, Hak Terdakwa Pakai KUHAP Baru
-
Potret Laras Faizati di Balik Jeruji: Memegang Secarik Kertas dan Doa Ibu Jelang Sidang Pembelaan
-
Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan