Suara.com - Program Mudik Gratis Jasa Raharja pada Lebaran 2025 resmi dibuka sejak Senin (3/3/2025) pukul 15.00 WIB.
Dalam program mudik gratis Jasa Raharja 2025 menyediakan beragam jenis transportasi, yakni kereta api, bus, dan kapal laut dengan 200 kota tujuan.
Pendaftaran mudik gratis ini bisa dilakukan menggunakan smartphone, laptop, maupun PC. Akan tetapi ini terbatas, karena bila kuota telah terpenuhi, pendaftaran otomatis akan ditutup.
Dikutip dari laman Mudik Gratis Jasa Raharja, berikut jadwal keberangkatan, syarat hingga panduan pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2025:
Jadwal keberangkatan mudik gratis Jasa Raharja 2025 akan disesuaikan dengan jenis transportasinya yaitu bus dan kereta api.
Kereta Api:
Mudik bersama Jasa Raharja dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api dilaksanakan/diberangkatkan pada Tanggal 26, 27, dan 28 Maret 2025.
Lokasi Keberangkatan: Stasiun Pasar Senen.
Bus:
Baca Juga: Mudik Gratis Sumsel 2025 Naik Kereta Api Sekeluarga, Cek Link Pendaftaran!
Mudik bersama Jasa Raharja dengan menggunakan moda transportasi Bus diberangkatkan pada Tanggal 27 Maret 2025 dari Gelora Bung Karno (GBK).
Lokasi Keberangkatan: Gelora Bung Karno (GBK).
Syarat
- KTP dan SIM C yang masih berlaku atas nama sendiri (pendaftar).
- Harus memiliki sepeda motor yang dibuktikan dengan STNK Motor.
- Pajak kendaraan sepeda motor masih berlaku (Bagian SKPD/ Bukti Pembayaran Pajak Sepeda Motor).
- Pendaftar dan calon peserta yang didaftarkan harus mempunyai hubungan keluarga yang dapat dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK), Surat Nikah atau Akta Lahir.
- Satu orang pendaftar maksimal mendaftarkan 4 orang dewasa (≥ 3 tahun untuk moda Kereta dan ≥ 5 tahun untuk moda Bus).
- Satu orang pendaftar hanya boleh mendaftar satu kali termasuk calon peserta yang didaftarkan.
- Calon pemudik hanya dapat mendaftar pada satu BUMN, seluruh pendataan akan berdasarkan data NIK.
- Jika terdeteksi ada pendaftaran ganda maka peserta otomatis akan gugur.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran