Suara.com - Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti peristiwa banjir yang terjadi di sejumlah wilayah saat memberikan taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore.
Prabowo bahkan secara khusus menyorot banjir yang terjadi di kawasan Bekasi. Melalui taklimatnya, kepala negara memastikan bahwa pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah melakukan koordinasi untuk segera menanggulangi banjir.
"Presiden juga bilang tadi bahwa ada beberapa daerah yang sekarang mengalami kebanjiran dan sudah koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana untuk segera ditangani. Presiden juga mention tadi soal Bekasi dan sudah berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana," turut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Sementara itu, ditanya mengenai kemungkinan pemberian bantuan sosial atau bansos langsung dari presiden kepada korban, Hasan belum memastikan.
"Detailnya saya belum dapat info. Tapi pasti akan ditanggulangi sebaik-baiknya karena sudah ada arahan dari presiden ke badan penanggulangan bencana, BNPB," kata Hasan.
Seperti diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Puluhan RT di yang ada di Jakarta terrendam banjir usai hujan deras mengguyur selama berjam-jam sejumlah wilayah. Tak hanya banjir, luapan air dari sungai yang berhulu di Kawasan Bogor juga menambah parah bencana tersebut.
Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta ada 77 RT yang terrendam banjir.
Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta Yohan, ketinggian banjir di sejumlah wilayah pemukiman warga bervariasi, antara 30 centimeter hingga 5 meter.
Sementara, jumlah pemukiman warga yang terendam sebanyak 10 RT, salah satunya terjadi di Kelurahan Rawa Buaya 4 RT berketinggian 30 centimeter yang disebabkan curah hujan yang tinggi.
Baca Juga: Detik-Detik Banjir Terjang Mal Mega Bekasi, Pengunjung Panik Berlarian!
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan Deras, Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir Setinggi 40 CM
-
Bagaimana Korban dapat Tetap Aman selama Banjir Bekasi?
-
Ikut Dengarkan Taklimat, Ketua KPK Jamin Presiden Prabowo Tak Lakukan Ini
-
Cek Fakta: Presiden Prabowo Tetapkan Aturan Tak Boleh Pegang Handphone untuk Anak di Bawah 16 Tahun
-
Bekasi Dikepung Banjir, Persija vs PSIS Semarang Dialihkan ke Indomilk Arena
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran