Pendaftaran bansos BPNT tahun 2025 bisa dilakukan secara online maupun offline. Untuk pendaftaran prosedur online, bisa menggunakan aplikasi atau situs web Kemensos.
Sementara itu, untuk pendaftaran offline dapat dilakukan melalui kantor desa ataupun kelurahan dengan menyertakan KTP dan KK.
Cara Dapat Bansos BPNT 2025 Tahap 2 Secara Online
Untuk mendapatkan bansos BPNT 2025, Anda bisa mendaftar secara online. Simak langkah-langkah berikut untuk mendaftar secara online menggunakan HP maupun perangkat lain:
1. Instal aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
2. Buat akun baru dengan melengkapi form pendaftaran.
3. Lampirkan swafoto dengan KTP dan foto KTP.
4. Klik tombol "Buat Akun Baru."
5. Tunggu hingga akun baru diverifikasi oleh admin Kemensos.
Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos PIP 2025 dan Cara Cek Online Status Siswa Penerima Dana Rp 1 Juta
6. Selanjutnya, pengguna akan menerima notifikasi melalui email jika akun sudah berhasil terverifikasi.
7. Untuk mengajukan usulan bansos, maka klik tombol "Login" dan pilih menu "Daftar Usulan".
8. Di menu "Usulan Mandiri", isi data individu sesuai dengan KTP.
9. Berikutnya isi "Survey Kriteria" dan "Pengusulan Bansos".
10. Lampirkan foto KTP dan foto rumah tampak depan.
11. Klik "Tambah Usulan".
Tunggu karena usulan tersebut masih akan dilakukan verifikasi oleh Dinas Sosial kabupaten/kota.
Cara Cek Penerima Bansos BPNT 2025
Setelah mengajukan usulan bantuan sosial, maka masyarakat dapat mengecek status apakah dirinya masuk dalam penerima bansos PKH dan BPNT 2025 atau tidak.
Adapun caranya sangatlah mudah. Anda hanya perlu mengakses https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
• Kunjungi link resmi cekbansos.kemensos.go.id.
• Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, serta desa/kelurahan sesuai dengan alamat di KTP.
• Masukkan nama sesuai dengan KTP dan masukkan kode verifikasi yang tertera.
• Terakhir, klik “Cari Data” untuk mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos.
Selain melalui situs web, Anda juga bisa mengunduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store. Dengan aplikasi tersebut, maka Anda dapat memeriksa status penerimaan bantuan sosial seperti BPNT dan PKH cukup dengan memasukkan NIK.
Tak hanya itu, bagi yang tidak bisa melakukan pengecekan secara online, maka bisa langsung mendatangi kelurahan/ kantor desa untuk memastikan apakah terdaftar dalam sistem atau tidak.
Besaran Bansos BPNT dan PKH 2025
Untuk tahun 2025, berikut ini adalah rincian besaran bantuan yang akan diterima oleh penerima BPNT dan PKH:
1. BPNT
• Penerima BPNT akan menerima dana senilai Rp 200.000/bulan per keluarga, yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sehingga dalam 3 bulan (1 tahap) akan mendapat Rp 600 ribu.
2. PKH
• Ibu hamil: Rp 750.000/bulan (Rp 3.000.000/tahun)
• Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000/bulan (Rp 3.000.000/tahun)
• Anak SD/sederajat: Rp 225.000/bulan (Rp 900.000/tahun)
• Anak SMP/sederajat: Rp 375.000/bulan (Rp 1.500.000/tahun)
• Anak SMA/sederajat: Rp 500.000/bulan (Rp 2.000.000/tahun)
• Lanjut usia 70 tahun ke atas: Rp 600.000/bulan (Rp 2.400.000/tahun)
• Disabilitas berat: Rp 600.000/bulan (Rp 2.400.000/tahun).
Demikian tadi ulasan terkait cara dapat bansos BPNT 2025 tahap 2. Bagi Anda yang memenuhi syarat bisa langsung mendaftarkan diri.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi