Suara.com - Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi memperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (IWD) 2025 di Jakarta. Aksi yang mayoritas diikuti oleh buruh perempuan itu digelar di depan Balai Kota, Jakarta, Sabtu (8/3/2025) sore.
Para massa aksi terlihat menggunakan seragam KASBI berwarna merah. Mereka juga turut membawa sejumlah poster berisi tuntutan. Salah satunya bertuliskan kalimat 'Turunkan Harga Sembako!'
Ketua Umum Kofederasi KASBI Sunarno menyebut setidaknya ada 14 poin tuntutan. Salah satunya tuntutan agar RUU PPRT segera disahkan.
"Aksi ini membawa berbagai isu atau permasalahan yang dari tahun ke tahun tidak bisa direalisasikan oleh pemerintah," kata Sunarno kepada wartawan, Sabtu (7/3/2025).
Berikut 14 poin tuntutan Kofederasi KASBI di IWD 2025:
- Stop PHK, Berikan Jaminan Kepastian Kerja Bagi Buruh
- Cabut Omnibuslaw Cipta Kerja UU No. 6 tahun 2023
- Stop pemberangusan Serikat Buruh, Tindakan Refresif dan Kriminalisasi Aktivis Gerakan Rakyat
- Wujudkan Tempat Penitipan Anak Buruh (Daycare) Berkualitas dan Tepat Sasaran
- Berikan Ruang Laktasi Bagi Buruh Perempuan Menyusui
- Berikan dan Lindungi Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan Indonesia
- Berlakukan Upah Layak Nasional yang Adil dan Bermartabat
- Hapus Sistem Kerja Kontrak, Outsourcing dan System Magang Palsu
- Hentikan Kekerasan dan Pelecehan Seksual terhadap Perempuan dan Anak-anak
- Jamin dan Lindungi Hak-hak Buruh Perempuan, Stop Dikriminasi terhadap Buruh Perempuan
- Berikan Pendidikan Gratis, Demokratis dan Ilmiah Bukan Makan Gratis
- Turunkan Harga Sembako, BBM, Tarif Dasar Listrik
- Sahkan RUU PPRT, Jamin dan Lindungi Buruh Migran
- Ratifikasi Konvensi ILO No 190 tentang Kekeresan di Dunia.
Berita Terkait
-
Badai PHK Terjang AS! 172 Ribu Pekerja Kena Lay Off, Terbanyak dari PNS
-
HSBC Pangkas Anggaran Rp23 Triliun: Ribuan Pekerja Terancam PHK, Indonesia Termasuk?
-
Daftar 61 Pabrik Tekstil RI yang Bangkrut dan PHK Buruh
-
Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?
-
Kemendes PHK Massal 1.040 Pendamping Desa, Komnas HAM Terima Aduan Pelanggaran HAM
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung