3. Silaturahmi
- Indonesia: Tradisi halal bihalal menjadi ciri khas, di mana masyarakat saling berkunjung untuk meminta maaf dan mempererat hubungan keluarga serta tetangga. Acara ini sering melibatkan komunitas besar.
- Arab Saudi: Silaturahmi dilakukan dengan mengunjungi rumah anggota keluarga tertua, biasanya kakek atau kakak tertua.
Anak-anak juga menerima uang lebaran (eidiya) sebagai bagian dari tradisi.
4. Pakaian Baru
- Indonesia: Membeli pakaian baru untuk dikenakan saat Idul Fitri adalah tradisi umum, namun tidak selalu menjadi prioritas utama.
Banyak orang fokus pada persiapan makanan dan dekorasi rumah.
- Arab Saudi: Membeli pakaian baru adalah bagian penting dari perayaan. Pria biasanya membeli thobe (jubah panjang khas Timur Tengah) dan ghutra (penutup kepala), sementara wanita memilih gaun elegan untuk acara keluarga.
5. Salat Idul Fitri
- Indonesia: Salat Idul Fitri biasanya dilakukan di masjid atau lapangan terbuka yang disiapkan khusus untuk menampung jamaah dalam jumlah besar.
- Arab Saudi: Selain masjid, ruang terbuka seperti alun-alun atau bahkan area parkir sering digunakan untuk salat Id, dengan karpet khusus disiapkan untuk kenyamanan jamaah.
6. Penentuan Hari Raya
- Indonesia: Menggunakan kombinasi rukyatul hilal dan hisab (perhitungan astronomi).
Hasil hisab menjadi pertimbangan awal, dan rukyatul hilal dilakukan untuk mengkonfirmasi.
Sidang Isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI akan menentukan secara resmi tanggal Idul Fitri.
- Arab Saudi: Bergantung pada rukyatul hilal (melihat hilal/bulan sabit baru) secara langsung.
Biasanya, Mahkamah Agung Arab Saudi mengumumkan hasil rukyatul hilal yang kemudian diikuti oleh seluruh negara.
7. Durasi Perayaan
- Indonesia: Perayaan Idul Fitri bisa berlangsung lebih lama, terutama karena adanya tradisi mudik dan silaturahmi yang berlangsung selama beberapa hari bahkan hingga seminggu.
- Arab Saudi: Biasanya perayaan Idul Fitri berlangsung selama 3-4 hari.
8. Suasana
- Indonesia: Suasana lebih meriah dan penuh warna, dengan dekorasi khas Lebaran, berbagai acara hiburan, dan suasana kekeluargaan yang hangat.
- Arab Saudi: Suasana lebih khusyuk dan religius, terutama di sekitar masjid-masjid besar.
9. Pengaruh Budaya Lokal
- Indonesia: Pengaruh budaya lokal sangat kuat, sehingga perayaan Idul Fitri di Indonesia memiliki ciri khas yang unik dan beragam, tergantung pada daerahnya masing-masing.
- Arab Saudi: Lebih kental dengan budaya Arab yang Islami.
Meskipun ada perbedaan, esensi dari Idul Fitri tetap sama, yaitu sebagai momen untuk bersyukur, mempererat tali silaturahmi, dan saling memaafkan.
Berita Terkait
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Indonesia Gelontorkan Rp73,5 Triliun Per Tahun Atasi Masalah Iklim
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa
-
Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya
-
Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar
-
Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat
-
Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta
-
Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional
-
Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!
-
Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik