"Kehilangan begitu banyak nyawa anak muda tidak dapat diperbaiki, dan kesedihan keluarga mereka, orang yang mereka cintai, dan teman-teman mereka tidak terkira," katanya.
"Paus Fransiskus mengirimkan doa kepada para korban dan penyintas dan menyampaikan kepada keluarga korban yang meninggal, kebanyakan anak muda, ungkapan belasungkawa yang mendalam, yang menandakan kedekatan spiritual dengan yang terluka," kata Vatikan dalam sebuah pesan yang ditujukan kepada uskup Skopje, Kiro Stojanov.
Video yang diunggah di jejaring sosial dan direkam sebelum kebakaran menunjukkan penggunaan "air mancur panggung", yang merupakan jenis kembang api dalam ruangan yang digunakan selama pertunjukan.
Video lain yang dipublikasikan oleh media menunjukkan kobaran api besar muncul dari gedung itu, bangunan putih dua lantai di Kocani, kota berpenduduk 30.000 jiwa.
Seorang fotografer AFP di kota itu melihat kendaraan medis militer tiba untuk memperkuat staf di rumah sakit setempat yang merawat beberapa korban luka.
Para pemimpin negara tetangga menawarkan bantuan.
Perdana Menteri Bulgaria Rossen Jeliazkov berbicara di Facebook tentang kebakaran itu sebagai "tragedi kemanusiaan yang besar" dan menawarkan agar angkatan udaranya menerbangkan beberapa korban luka ke fasilitas medis di ibu kota Bulgaria, Sofia, dan kota Varna.
Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan di X, yang sebelumnya bernama Twitter, bahwa ia menyampaikan "belasungkawa yang tulus kepada rakyat Makedonia Utara atas nyawa yang hilang dalam kebakaran tragis itu".
"Yunani siap membantu di masa sulit ini," tambahnya.
Baca Juga: Mako Polda Banten Kebakaran, Api Berkobar di Lantai 3
Perdana Menteri Albania Edi Rama mengatakan ia "kehilangan kata-kata" dan menyatakan kesiapan "untuk memberikan bantuan apa pun yang mungkin dibutuhkan".
Ada pula pesan dari beberapa negara di Uni Eropa, yang ingin diikuti Makedonia Utara.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan di X bahwa dia "sangat sedih atas kebakaran tragis tersebut" dan bahwa "Uni Eropa turut merasakan kesedihan dan kepedihan rakyat Makedonia Utara".
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran Gerbong Kereta di Yogyakarta, Menhub Perintahkan Evaluasi Total KAI
-
Polisi Selidiki Kebakaran Gerbong KA di Stasiun Tugu, Sempat Ada Pengalihan Akses
-
Proyek LRT di Rawamangun Jaktim Terbakar Gegara Tumpukan Solar Kena Percikan Las, Berapa Total Kerugiannya?
-
Mall Season City Kebakaran, Apa Pemicunya?
-
Mako Polda Banten Kebakaran, Api Berkobar di Lantai 3
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru