Tugas dan Fungsi LPEI
LPEI memiliki beberapa fungsi utama dalam mendukung ekspor nasional, yaitu:
1. Menyediakan Pembiayaan Ekspor
LPEI memberikan pembiayaan kepada eksportir dalam bentuk kredit modal kerja maupun investasi.
Skema pembiayaan ini mencakup berbagai sektor, termasuk manufaktur, pertanian, perikanan, hingga industri kreatif yang berorientasi ekspor.
2. Menjamin Risiko Ekspor
Salah satu kendala utama bagi eksportir adalah risiko gagal bayar dari pembeli di luar negeri. LPEI hadir dengan layanan penjaminan ekspor yang dapa
t mengurangi risiko ini, sehingga pelaku usaha dapat lebih percaya diri dalam menjangkau pasar internasional.
3. Asuransi Ekspor
Baca Juga: KPK Tahan 2 Debitur, Kerugian Negara atas Fasilitas Kredit LPEI pada Petro Energy Tembus Rp 846,9 M
LPEI menawarkan berbagai produk asuransi untuk melindungi eksportir dari risiko politik, ekonomi, atau keuangan yang dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis ekspor mereka.
4. Penyediaan Jasa Konsultasi dan Pelatihan
LPEI tidak hanya memberikan layanan finansial, tetapi juga membimbing pelaku usaha dalam mengembangkan kapasitas mereka agar lebih siap menghadapi persaingan di pasar global.
Fasilitas National Interest Account (NIA)
LPEI memiliki program khusus untuk mendukung proyek ekspor yang memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional namun sulit dibiayai oleh sektor perbankan komersial.
Produk dan Layanan LPEI
LPEI menawarkan berbagai produk dan layanan yang dirancang khusus untuk membantu eksportir dalam mengembangkan usahanya. Beberapa produk unggulan yang ditawarkan meliputi:
Pembiayaan Ekspor
- Kredit modal kerja ekspor
- Kredit investasi ekspor
- Pembiayaan ekspor berbasis tagihan (invoice financing)
Penjaminan Ekspor
- Penjaminan kredit ekspor
2. Penjaminan pembiayaan transaksi ekspor
3. Penjaminan proyek ekspor strategis
Asuransi Ekspor
- Asuransi risiko gagal bayar
- Asuransi risiko politik
- Asuransi risiko pembatalan kontrak
Dukungan bagi UKM Berorientasi Ekspor
LPEI memiliki program khusus untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat memasuki pasar ekspor. Program ini mencakup pelatihan, akses ke jaringan global, serta fasilitas pembiayaan khusus bagi UKM.
Berita Terkait
-
KPK Tahan 2 Debitur, Kerugian Negara atas Fasilitas Kredit LPEI pada Petro Energy Tembus Rp 846,9 M
-
Kantor Febri Diansyah Digeledah KPK, Visi Law Office Diduga Terima Bayaran Pakai Hasil TPPU SYL
-
Usai Rumah Digeledah Terkait Kasus Bank BJB, KPK Akan Periksa Ridwan Kamil Sehabis Lebaran
-
Kasus Korupsi Kredit di LPEI, KPK Tahan 2 Debitur
-
Geledah Rumah Terkait Kasus Korupsi di Telkom, KPK Rahasiakan Pemiliknya!
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK