"Kekerasan jenis ini terjadi secara teratur," kata Jenna, seorang aktivis Amerika yang menolak menyebutkan nama lengkapnya karena masalah keamanan.
Ia mengatakan bahwa sebelum pasukan Israel tiba, sekelompok 15 hingga 20 pemukim menyerang para aktivis serta rumah Ballal di desa tersebut.
Aktivis asing secara teratur tinggal di komunitas Masafer Yatta untuk menemani warga Palestina saat mereka mengurus tanaman atau menggembalakan domba mereka, dan mendokumentasikan kejadian kekerasan pemukim.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Gaza -- wilayah Palestina yang terpisah -- telah terjadi lonjakan serangan oleh pemukim Israel di Tepi Barat.
Diduduki oleh Israel sejak 1967, Tepi Barat adalah rumah bagi sekitar tiga juta warga Palestina, serta hampir setengah juta warga Israel yang tinggal di pemukiman yang ilegal menurut hukum internasional.
Sosok Hamdan Ballal
Hamdan adalah salah satu sutradara yang menggarap film No Other Land. Film Dokumenter Terbaik Oscar 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara filmmaker, jurnalis, serta aktivis Israel dan Palestina. Mereka adalah Yuval Abraham, Basel Adra, Rachel Szor, dan Hamdan Ballal.
Melalui No Other Land, Hamdan dan rekan-rekannya menunjukkan kepada dunia bagaimana kekejian Israel terhadap Palestina. Mereka menunjukkan kekerasan sistematif yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Masafer Yatta, West Bank.
Film tersebut mengisahkan seorang pemuda bernama Basel Adra. Ia belum menginjak usia dewasa, tetapi harus berjuang mempertahankan rumah dan wilayahnya yang setiap hari dicaplok Israel.
Baca Juga: Profil Yuval Abraham: Sutradara No Other Land Umumkan Hamdan Ballal Sudah Bebas
Basel Adra menjadi 'senjata' bagi Hamdan untuk menyuarakan nasib yang dialami oleh anak-anak di Palestina sebagai korban konflik berkepanjangan.
Berita Terkait
-
Warga Gaza Menggelar Protes Langka, Pertanyakan Kepemimpinan Hamas
-
Sempat Diculik Israel, Sutradara No Other Land Hamdan Ballal Akhirnya Bebas
-
Tragedi Hamdan Ballal: Sutradara Peraih Oscar Ditangkap oleh Militer Israel
-
JK Umumkan Penghentian Pembangunan Masjid di Gaza: Gencatan Senjata Jadi Penghalang!
-
Profil Yuval Abraham: Sutradara No Other Land Umumkan Hamdan Ballal Sudah Bebas
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
-
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu
-
5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada