Ia menuding ada motif politik di balik penetapannya sebagai tersangka.
Hasto juga menyebut bahwa dirinya siap membuktikan bahwa ia tidak bersalah dan akan terus melawan melalui jalur hukum.
3. Akrab dengan Sesama Tahanan KPK
Berada di dalam tahanan tidak membuat Hasto terisolasi.
Justru, ia disebut cepat beradaptasi dan menjalin hubungan baik dengan sesama tahanan di Rutan KPK.
Dalam beberapa pernyataan, ia bahkan mengaku sudah akrab dengan beberapa tahanan lainnya.
Hal ini cukup menarik, mengingat biasanya tersangka kasus korupsi lebih memilih diam dan menjaga jarak.
4. Tetap Aktif Menyuarakan Pendapat Politik
Meski berada di balik jeruji besi, Hasto tidak kehilangan perannya sebagai politikus.
Baca Juga: Drama Hasto Batal Minta Pindah ke Rutan Salemba, Ngaku Sudah Akrab dengan Tahanan KPK
Ia masih tetap aktif memberikan pandangan dan pernyataan terkait kondisi politik nasional melalui kuasa hukumnya maupun pesan-pesan yang disampaikan kepada media.
Sikap ini mengingatkan publik pada beberapa politikus lain yang tetap vokal meski tengah menghadapi proses hukum.
5. Menolak Dipindahkan ke Rutan Salemba
Momen terbaru yang menarik perhatian publik adalah keputusan Hasto untuk tetap bertahan di Rutan KPK dan menolak dipindahkan ke Rutan Salemba.
Ia berdalih bahwa dirinya sudah nyaman dan akrab dengan sesama tahanan di Rutan KPK.
Keputusan ini pun memunculkan berbagai spekulasi di publik, mulai dari kenyamanan fasilitas hingga dugaan adanya pertimbangan politik di balik keputusannya tersebut.
Keberadaan Hasto Kristiyanto di dalam tahanan KPK memang terus menjadi sorotan.
Sikapnya yang tetap percaya diri, aktif berkomentar soal politik, hingga keputusannya menolak pindah rutan membuat banyak orang penasaran akan langkah-langkahnya selanjutnya.
Publik kini menunggu apakah Hasto akan terus bertahan dengan klaim ketidakbersalahannya atau akhirnya menghadapi konsekuensi hukum yang lebih besar.
Itulah 5 momen menarik selama Hasto menjalani masa penahanannya.
Berita Terkait
-
Drama Hasto Batal Minta Pindah ke Rutan Salemba, Ngaku Sudah Akrab dengan Tahanan KPK
-
Jaksa KPK Sebut Delik Kasus Hasto PDIP Bukan Terkait Kerugian Negara, tapi Suap!
-
Sudah Akrab dengan Tahanan Lain, Hasto Batal Minta Pindah ke Rutan Salemba
-
Febri Diansyah Ikut Diperiksa Kasus Harun Masiku, Kubu Hasto: KPK Panik!
-
Hasto Klaim Jaksa KPK Tak Mampu Jawab Dalilnya, Percaya Hakim 'Selamatkan' Dirinya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi