Cari Pelaku
Sebelumnya Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan pihaknya hingga saat ini belum bisa memastikan kelompok KKB yang melakukan penembakan hingga menewaskan mantan Kapolsek Mulia Iptu (Purn) Djamal Renhoat.
Penembakan terjadi pada Senin malam (7/4) di kios yang juga menjadi rumah korban.
"Pelaku penembakan adalah anggota KKB, namun belum diketahui dari kelompok mana karena masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, Selasa.
Dihubungi dari Jayapura, Kapolres Puncak Jaya mengakui penyelidikan terus dilakukan.
Jenazah mantan anggota Polres Puncak Jaya itu Selasa pagi (8/4) telah dievakuasi ke Timika untuk dimakamkan di kota tersebut.
Ketika ditanya tentang situasi keamanan di wilayah hukum Polres Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengatakan bahwa situasi keamanan relatif kondusif, namun personel tetap bersiaga dan waspada.
"Anggota diminta untuk tetap bersiaga guna mengantisipasi gangguan keamanan," katanya.
Kabupaten Puncak Jaya merupakan satu dari delapan kabupaten yang masuk dalam wilayah Provinsi Papua Tengah.
Baca Juga: JDP Minta Penembakan Pesawat Asian One Di Papua Diinvestigasi
Berita Terkait
-
JDP Minta Penembakan Pesawat Asian One Di Papua Diinvestigasi
-
5 Fakta Pesawat Asian One Ditembaki di Boega, OPM: Bawa Peralatan TNI, Makanya Kami Tembak
-
TPNPB-OPM Ancam Bakal Targetkan Pilot Kalau Pemerintah Nekat Bawa Pesawat ke Zona Perang di Papua
-
Pesawat Asian One Ditembak TPNPB-OPM di Beoga, Pilot Dengar 9 Kali Suara Tembakan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG