Suara.com - DPD Partai Gerindra Bali menanggapi viral bendera partainya yang terlihat dalam pelantikan Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Bali, Yosef Nahak.
Melalui akun Instagram @dpdgerindrabali, Sekretaris DPD Partai Gerindra Bali, I Kadek Budi Prasetya atau yang akrab disapa Rambo menegaskan pihaknya tidak tahu menahu ihwal di mana lokasi sebagaimana video viral beredar.
Ramo juga menegaskan Partai Gerindra tidak pernah berafiliasi dengan GRIB Jaya yang saat ini Ketua Umumnya Hercules Rosario Marshal.
"Terkait dengan masalah foto dan segala macam, kami tidak mengetahui itu posiai tempat di mana. Yang jelas Partai Gerindra tidak pernah berafiliasi dengan Ormas GRIB," kata Rambo dalam unggahan Instagram @dpdgerindrabali, dikutip Senin (5/5/2025).
Kendati demikian, Rambo menyampaikan bahwa Partai Gerindra Bali berkawan dengan semua ormas yang ada di Bali, termasuk dengan ormas bentukan Hercules.
"Namun pada prinsipnya apabila berkawan, Partai Gerindra di Bali berkawan dengan semua ormas yang ada di Bali. Karena kami meyakini secara pertemanan, semua ormas ini punya ideologi yang baik, pasti berlandaskan Pancasila kalau seandainya berkawan," kata Rambo.
Tetapi ia kembali menegaskan bahwa Gerindra tidak pernah berafiliasi langsung dengan GRIB.
"Kalau berafiliasi secara langsung, kami dari Gerindra menegaskan tidak pernah berafiliasi langsung dengan ormas GRIB," kata Rambo.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menunjukkan soal kepengurusan ormas GRIB Jaya baru yang dilantik di Bali dengan ketuanya bernama Yosef Nahak.
Baca Juga: Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso, Lalu Balik Badan Serang Gatot Nurmantyo: Bengis Banget!
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario dengan sejumlah atribut organisasi dan bendera Partai Gerindra pada sudut kanan.
Secara terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Ngurah Wiryanatha mengatakan ormas GRIB Jaya tersebut tidak resmi, sebab belum mengajukan diri pembentukan ke Pemprov Bali.
"Sampai sekarang GRIB belum ada mengajukan SKT (surat keterangan terdaftar) ke Kesbangpol," ujarnya melalui pesan singkat.
Seperti banyak diberitakan, nama Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya belakangan disorot publik setelah pimpinan ormas itu, Rosario de Marshall alias Hercules 'ribut' dengan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) gegara menghina mantan Gubernur Jakarta, Letjen (Purn) Sutiyoso dengan sebutan bau tanah.
Di tengah polemik itu, keberadaan GRIB Jaya besutan Hercules kekinian disebut-sebut ingin merambah ke Bali.
Menanggapi itu, DPD Partai Gerindra Provinsi Bali membantah dikaitkan dengan pembentukan ormas GRIB Jaya. Bantahan itu disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Bali, Kadek Rambo Budi Prasetya di Denpasar, Sabtu (3/5/2025) kemarin.
Berita Terkait
-
GRIB Jaya Ramai Ditolak di Bali, Gerindra Ogah Dikaitkan Ormas Besutan Hercules
-
Ketum Grib Jaya Hercules ke Eks Panglima TNI: Aku Salah Apa, Pak Gatot Bisa Habisi Saya Luar Biasa
-
Dedi Mulyadi Cuek Diancam Ormas Hercules: Saya Tidak Akan Pernah Mendengarkan
-
Disebut Preman Berkedok Ormas, Hercules ke Eks Panglima TNI: Kamu yang Preman
-
Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso, Lalu Balik Badan Serang Gatot Nurmantyo: Bengis Banget!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek