Suara.com - Mantan Pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar mengaku pernah mendapatkan uang 'oleh-oleh' dari Pengacara Gregorius Ronald Tannur, Lisa Rachmat sejumlah Rp100 juta.
Saat itu, dia berkunjung ke Surabaya dan bertemu dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Dadi Rachmadi untuk makan bersama.
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi Zarof Ricar untuk memperkenalkan Dadi dengan Lisa.
Pernyataan itu disampaikan Ricar saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap yang menjadikan Lisa sebagai terdakwa.
Malam hari setelah pertemuan itu, Lisa mendatangi Zarof di hotelnya untuk menawarkan dibawakan sesuatu.
"Malamnya saya pas kembali ke hotel, Bu Lisa datang ‘besok mau dibawain apa?’,” kata Zarof menirukan ucapan Lisa saat itu di Pengadilan Tipikor Jakarta pada PN Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2025).
"Telepon ya?" tanya jaksa.
"Nggak, langsung, ketemu di hotel," balas Zarof.
"Terus?" lanjut jaksa.
Baca Juga: Blak-blakan Zarof Ricar Sering Main Kasus, Ungkap Sosok Hakim Agung Pemberi Akses Perkara
"Terus saya bilang ‘nggak usah’," timpal Zarof.
"Itu di hotel apa sih pak kalau boleh tahu?" ucap jaksa.
"Saya lupa namanya," jawab Zarof.
"Pokoknya saksi nginap di hotel ya?" tanya jaksa lagi.
"Iya, nginap di hotel," balas Zarof.
"Terdakwa Lisa bilang mau bawa oleh-oleh apa dari Surabaya?" tambah jaksa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT