Catatan tambahan:
- Desain Infinix GT 30 Pro tampil inovatif dengan karakteristik gaming yang kuat, termasuk tombol trigger L1 dan R1 yang bisa digunakan untuk gaming maupun shortcut aplikasi.
- Konfigurasi memori besar dan chipset terbaru membuatnya sangat cocok untuk gaming maupun multitasking berat.
- Kamera utama 108MP sudah dilengkapi OIS untuk hasil foto lebih stabil.
- Belum ada informasi resmi harga, namun diperkirakan tidak jauh dari pendahulunya, GT 20 Pro.
Spesifikasi ini membuat Infinix GT 30 Pro sangat menarik untuk pengguna yang mencari smartphone gaming dengan fitur lengkap dan performa tinggi di kelasnya.
Keunggulan handphone Infinix
Keunggulan handphone Infinix, khususnya seri GT 30 Pro, meliputi:
- Layar AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 144Hz yang memberikan tampilan sangat mulus dan responsif, sangat ideal untuk gaming dan menonton video.
- Chipset MediaTek Dimensity 8350 dengan fabrikasi 4nm yang menawarkan performa tinggi dan efisiensi daya, cocok untuk aplikasi berat dan game populer.
- RAM besar hingga 12GB dan penyimpanan hingga 512GB yang mendukung multitasking lancar dan ruang simpan luas.
- Kamera utama 108MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8MP, memberikan hasil foto dan video berkualitas tinggi.
- Baterai 5.500 mAh dengan fast charging 67W dan dukungan wireless charging 30W, memastikan penggunaan lama dan pengisian cepat.
- Fitur gaming khusus seperti tombol trigger L1 & R1 dan lampu RGB di bodi belakang, memberikan pengalaman gaming yang lebih nyaman dan keren.
- Sistem operasi Android 15 dengan antarmuka XOS 15 serta jaminan pembaruan sistem selama beberapa tahun.
Secara keseluruhan, Infinix menawarkan kombinasi performa tinggi, layar super mulus, fitur gaming lengkap, dan kamera mumpuni dengan harga yang kompetitif di kelas menengah.
Lantas berapa harga Infinix GT 30 Pro?
Harga Infinix GT 30 Pro diperkirakan berada di kisaran Rp 4,5 juta hingga Rp 4,9 juta di Indonesia.
Harga ini cukup kompetitif mengingat spesifikasi dan fitur gaming yang ditawarkan, seperti layar AMOLED 144Hz, chipset MediaTek Dimensity 8350, RAM hingga 12GB, dan baterai 5.500 mAh dengan fast charging 67W.
Berita Terkait
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
5 HP Dimensity 7400: Pilihan Kencang di Harga Mulai 3 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tayang 16 September, Han So Hee Jadi CEO Muda dalam Film The Intern
-
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Bola: Lengkap dengan Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Kirim Pasukan ke Jila, Satgas Damai Cartenz Buru Kelompok Penyandera Wanita Hamil dan 8 Warga
-
Mengenang Christopher McCandless, Ketika Keinginan Bebas Berujung Maut
-
Panas Bumi RI Bisa Tantang Batu Bara dan Diesel, Kapasitas Bakal Digenjot 5,2 GW
-
Susul Haechan, Semua Member NCT Dream Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM
-
Review Film Harusnya Horror: Cerita Hantu Gagal Seram yang Sangat Menghibur
-
Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat Selidiki Kematian Hayden Panettiere, Kenapa?
-
Kementerian ESDM Targetkan PNBP Panas Bumi Rp2,6 Triliun