Suara.com - Kejadian tak terpuji kembali terjadi di ruas jalan lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung, Sumatera Selatan (Sumsel).
Sebuah truk bermuatan sembako seperti mi instan mengalami kecelakaan di kawasan Desa Suka Mulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
Sontak peristiwa ini menjadi sasaran aksi penjarahan oleh sejumlah warga dan pengendara yang melintas.
Truk yang mengangkut mi instan dalam jumlah besar kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan di tengah jalan utama tersebut.
Bukannya membantu atau melapor kepada pihak berwenang, sejumlah warga justru memanfaatkan situasi dengan menjarah isi truk yang tumpah ke jalan.
Puluhan bungkus mi instan dibawa kabur oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab tanpa sedikit pun rasa bersalah.
Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuasin langsung mengamankan.
Diketahui jika peristiwa ini terjadi pada Jumat, 16 Mei 2025.
Kasat Reskrim AKP Teguh Prasetyo mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa terjadi.
Baca Juga: Breaking News: Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti, Narapidana Ambil Alih Gedung
"Ya, kami mendapatkan informasi bahwa ada warga dan pengendara yang menjarah isi truk yang mengalami kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung. Truk tersebut membawa mie instan dan barang-barangnya diambil tanpa izin. Kami sudah periksa sejumlah saksi dan terus melakukan penyelidikan," kata Teguh kepada awak media, Senin (19/5/2025).
AKP Teguh menegaskan bahwa tindakan mengambil barang dari kendaraan yang mengalami kecelakaan tanpa izin pemilik merupakan perbuatan melawan hukum.
Hingga kini, sopir maupun pemilik truk belum diketahui identitasnya dan belum melapor ke pihak kepolisian.
"Truk sudah diamankan di Pos Laka Betung, namun sopir maupun pemilik belum datang atau menghubungi kami. Kami menunggu itikad baik dari mereka. Tapi yang jelas, aksi warga mengambil barang bukan haknya itu tetap merupakan pelanggaran hukum," ujarnya menjelaskan.
Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan musibah sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi.
Aksi penjarahan terhadap kendaraan kecelakaan tidak hanya merugikan pemilik barang, tetapi juga mencoreng nilai kemanusiaan dan hukum di tengah masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Breaking News: Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti, Narapidana Ambil Alih Gedung
-
Fakta Kasus Dokter RSMH Palembang: Dari Tendangan Brutal Hingga Dinonaktifkan
-
Jajal Drone Penebar Benih di Sumsel, Prabowo Kaget: Ternyata Sehari Bisa 25 Hektare
-
Fakta Mengerikan Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda Unsri Sampai IGD
-
Terbang ke Sumsel, Prabowo Mau Luncurkan Gerina hingga Tanam Raya di Banyuasin
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!