Tak berhenti di situ, ia melanjutkan studi S2 di University of Melbourne pada 2008–2009 dan meraih gelar Master of Law (LLM), memperkuat kredibilitasnya di kancah hukum internasional.
Dalam dunia profesional, Ibrahim dikenal sebagai pengacara senior yang tergabung di firma hukum ternama Assegaf Hamzah & Partners.
Keahliannya mencakup sektor perbankan dan keuangan, restrukturisasi, serta merger dan akuisisi (M&A).
Pengakuan atas kiprahnya dibuktikan melalui berbagai penghargaan, seperti "Leader in his Field" dari Chambers Asia Pacific untuk bidang Banking & Finance (2016), serta "Leading Lawyer" dari Asialaw Leading Lawyers dan IFLR 1000 di sektor Financial & Corporate dan M&A.
Selain aktif di firma hukum tersebut, suami Najwa Shihab juga menjabat sebagai Direktur PT Justika Siar Public, sebuah perusahaan hukum berbasis teknologi yang berfokus pada layanan konsultasi hukum online.
Justika dikenal sebagai platform penghubung antara masyarakat dengan konsultan hukum yang menawarkan solusi atas berbagai konflik hukum, menjadikan akses hukum lebih inklusif di era digital.
Menariknya, kehidupan pribadi pasangan ini pun sarat nilai dan prinsip. Sebelum menikah, Ibrahim sempat melamar Najwa ketika ia masih berusia 19 tahun. Namun, ayah Najwa, Quraish Shihab, memberi syarat agar Baim menuntaskan pendidikannya lebih dulu.
Setelah melalui proses pemantapan, termasuk perjalanan umrah yang dilakukan bersama orang tua, keduanya akhirnya menikah di Solo pada 1997. Saat itu, Najwa berusia 20 tahun dan Ibrahim 26 tahun.
Rumah tangga mereka tetap harmonis dan jauh dari gosip. Dalam beberapa wawancara, Najwa menyebut sang suami sebagai sosok yang tertutup dan tidak nyaman menjadi pusat perhatian.
Najwa selalu meminta izin sebelum membagikan momen kebersamaan di media sosial. Sikap saling menghormati inilah yang menjadi fondasi kuat dalam pernikahan mereka.
Tak banyak yang tahu, suami Najwa Shihab juga berasal dari keturunan Nabi Muhammad SAW melalui marga Assegaf. Hal ini diperkuat dengan catatan dari organisasi Rabithah Alawiyah, lembaga resmi yang mendokumentasikan silsilah keturunan Rasulullah di Indonesia sejak 1928.
Dengan demikian, baik Najwa maupun Ibrahim, keduanya berasal dari garis keturunan yang sama, yakni keturunan Arab Quraisy yang dikenal terpelajar.
Meskipun memiliki latar belakang keluarga terpandang dan karier cemerlang, Ibrahim tetap memilih menjalani kehidupan yang sederhana dan jauh dari gemerlap media.
Namanya memang jarang muncul ke publik, namun kontribusinya dalam dunia hukum Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata.
Berita Terkait
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Anggota DPR Rachmat Gobel Tutup Usia
-
Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata
-
Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras
-
Sudah Seperti Adik Sendiri, Surya Paloh Kenang Rachmat Gobel Sebagai Industrialis Pekerja Keras
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas