Suara.com - Transjakarta baru saja membuka rute baru PIK2-Blok M. Peresmian jalur baru ini merupakan komitmen untuk menuju transportasi publik terintegrasi dan ramah lingkungan yang digaungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza berharap rute ini dapat mendorong perpindahan warga dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
“Dengan adanya rute Transjabodetabek ini kami berharap bisa membangun konektivitas lebih baik antara Jakarta dan daerah penyangga. Volume kendaraan yang masuk ke Jakarta pun bisa berkurang,” kata Yuza kepada wartawan, Minggu (25/5/2025).
Ia menambahkan, Transjabodetabek bertujuan mendorong sebanyak mungkin masyarakat menggunakan transportasi publik. Semakin besar peralihan ini, semakin signifikan pula dampak pengurangan kemacetan di Jakarta.
Lebih dari sekadar jalur baru, rute T31 merupakan simbol sinergi antarwilayah, sekaligus mendukung pengembangan PIK2 sebagai kawasan hunian, bisnis, dan wisata yang terintegrasi.
Kehadiran rute ini dianggap mempercepat langkah Jakarta menuju sistem mobilitas yang efisien, inklusif, dan berkelanjutan.
Rute ini juga menjadi rute terobosan terbaru karena menjadi jembatan mobilitas penting antara wilayah utara dan selatan Jakarta, serta memperkuat konektivitas lintas provinsi hingga kawasan Banten.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung yang hadir dalam peresmian rute ini mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas akses dan kenyamanan layanan transportasi.
Adapun Rute T31 beroperasi setiap hari pukul 05.00–22.00 WIB. Penumpang cukup membayar Rp2.000 pada jam sibuk pagi (05.00–07.00 WIB), dan Rp3.500 di jam reguler.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Kasih Jatah Khusus Warga Manggarai Jadi PPSU!
Rute ini melintasi 24 halte dan menghubungkan PIK2 dengan Blok M melalui jalur strategis seperti Tol Dalam Kota dan Jalan Sudirman, menjadikannya salah satu koridor utama untuk aktivitas warga.
Pramono pun menyatakan optimis terhadap dampak rute ini.
“Saya meyakini ini akan menjadi satu hal yang baru supaya masyarakat juga dari manapun bisa melihat salah satu masa depan bangsa ini. Daerah yang tertata rapi yang kita lihat bersama di sini,” katanya.
DPRD DKI Minta Evaluasi Rutin
Diberitakan sbeelumnya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dewanto menyatakan dukungannya pada pembukaan rute baru T31 Transjabodetabek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2)-Blok M.
Ia menilai layanan transportasi umum ini menjadi langkah konkret untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.
Wahyu berharap perluasan layanan angkutan umum berbasis bus ini terus diperluas ke depannya.
“Peresmian rute baru ini berpotensi menekan jumlah kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta. Kita sangat mendukung. Mudah-mudahan ke depan ini jadi perbaikan, dan Transjakarta pelayanannya harus lebih baik,” ujar Wahyu kepada wartawan, Kamis (22/5/2025).
Rute ini memiliki panjang sejauh 72,8 kilometer dan 24 titik pemberhentian yang terdiri dari 11 halte di wilayah Jakarta dan 13 halte di Banten.
Layaanan dioperasikan oleh 20 unit bus dengan waktu tempuh sekitar 165 hingga 180 menit dari halte pertama ke akhir.
Meski demikian, Wahyu meminta Pemprov DKI melalui PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera mengevaluasi efektivitas trayek tersebut, termasuk subsidi dan jumlah penumpang.
“Nanti kita minta kepada Transjakarta untuk memberikan report kepada kita,” ujarnya.
“Prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD DKI sangat mendukung adanya transportasi publik yang ramah lingkungan serta murah dan terjangkau untuk masyarakat,” lanjutnya menambahkan.
Lebih lanjut, Wahyu juga menyoroti rencana Transjakarta dalam menghadirkan armada bus listrik secara bertahap hingga tahun 2030.
“Mudah-mudahan Transjakarta berkomitmen sampai 2030 semua busnya akan elektrik. Ini komitmen untuk mengurangi masalah polusi udara,” tutur Wahyu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak