Suara.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung perintahkan agar masyarakat Manggarai diberikan jatah lebih banyak untuk mengisi lowongan kerja Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Hal tersebut sebagai upaya untuk mencegah anak-anak muda di Manggarai terlibat aksi tawuran.
Menurut Pramono, tingginya keterlibatan anak muda di Manggarai ikut tawuran karena mereka tidak punya pekerjaan.
"Saya minta untuk anak-anak di sini diberikan kesempatan untuk bekerja. Terutama jatah untuk PPSU di tempat ini. Kalau mereka punya kemampuan itu, diberikan kesempatan untuk bekerja," kata Pramono saat hadir dalam acara Manggarai Bershalawat, Jumat (23/5/2025).
Dia menyampaikan bahwa syarat mendaftar PPSU saat ini juga telah dipermudah, terutama dalam syarat pendidikan. Sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih mudah melamar untuk pekerjaan tersebut.
"Karena sekarang ini PPSU tidak lagi syaratnya harus SLTA, SD saja cukup," ujarnya.
Kendati dapat 'karpet merah' langsung dari gubernur, Pramono menegaskan kalau warga Manggarai tetap harus menempuh prosedur secara legal dalam mendapatkan pekerjaan.
"Kalau lapangan kerja tetap harus sesuai prosedur. Maka kuota PPSU untuk daerah ini sebisa mungkin diutamakan bagi warga yang ada di sini," ucap Pramono kepada warga.
Saat ditemui awak media usai acara, politisi PDIP itu memaparkan kalau memberikan pekerjaan memang bisa jadi solusi efektif dalam meredam tawuran di Manggarai.
Dari hasil diskusinya dengan Walikota Jakarta Selatan, Pramono menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga akar utama yang memicu anak-anak muda terlibat tawuran.
Baca Juga: Pramono Anung di Manggarai Bershalawat: Warga Tagih Bangun Lapangan Futsal
Pertama adalah energi yang tidak tersalurkan secara baik, kedua lowongan pekerjaan yang kurang.
"Yang ketiga memang seringkali karena sosial media dan sebagainya, sosmed mereka, sehingga dalam kondisi, mohon maaf, mungkin kita sangat tidak sadar mereka melakukan itu," kata Pramono.
Oleh sebab itu, dia berupaya agar pemerintah Jakarta bisa memberikan lebih banyak lawoangan pekerjaan serta fasilitas umum agar masyarakat lebih sibuk melakukan aktivitas positif. Dia optimis bahwa mulai dari acara Manggarai Bershalawat bisa jadi langkah awal dari penyelesaian tawuran.
"Saya sendiri akan membangunkan lapangan futsal di sini. Sehingga dengan demikian saya yakin kalau kemudian energinya itu tersalurkan dengan baik," tuturnya.
Posko Pemantauan
Tawuran di area Manggarai memang telah cukup mengkhawatirkan. Pemerintah Provinsi Jakarta bahkan mendirikan posko pemantauan di Kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan untuk mencegah dan mengawasi kemungkinan kembali terjadinya tawuran di lokasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi