Suara.com - Polisi meringkus AS alias A (21) tersangka pembunuhan terhadap pemilik warung sembako berinsial ALS (64), di Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Wira Satya Triputra mengatakan, modus operandi tersangka melakukan aksinya akibat tersinggung dengan perkataan korban.
Peristiwa bermula ketika tersangka yang merupakan karyawan dari korban ingin melakukan kasbon.
“Namun korban membalas dengan kata-kata yang menurut si pelaku mungkin kurang pantas. Yaitu dengan kata-kata, 'kamu kasbon terus, kerja malas, jarang masuk, banyak liburnya, gak kayak yang lain',” kata Wira, di Polda Metro Jaya, Selasa (3/6/2025).
Kata-kata yang terlontar dari mulut korban, membuat tersangka tersulut emosi, dan sakit hati, hingga timbul niat untuk melakukan pembunuhan kepada korban.
Korban tewas akibat kepalanya dihantam sebanyak dua kalo menggunakan tangan kirinya. Kemudian tersangka juga menghantam korban menggunakan tangan kanan sebanyak dua kali.
Korban terus diserang secara membabi buta, hingga terkena di bagian dada dan lainnya.
Sementara saat korban berupaya menjauh, tersangka justru melemparinya dengan kardus berisi air mineral hingga terjatuh dan kepalanya membentur jamban toilet.
“Ketika melemparkan ke arah kepala ini mengakibatkan kepalanya membentur ke arah kloset yang mengakibatkan kloset tersebut pecah. Kemudian melemparkan ke arah kepala kembali sebanyak 2 kali,” jelasnya.
Baca Juga: Job Fair Bekasi: Alarm Krisis Lapangan Kerja dan Potensi Kriminalitas?
Usai korban tidak bernyawa, tersangka kemudian membawa uang yang ada di toko sembako tersebut.
Total, uang senilai Rp68,5 juta dibawa kabur oleh tersangka.
Tersangka sendiri ditangkap di rumah kontrakannya, di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Tersangka dijerat dengan Pasal 339 KUHP, tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.
Subsider, Pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun penjara.
Berencana Kabur ke Batam
Berita Terkait
-
Job Fair Bekasi: Alarm Krisis Lapangan Kerja dan Potensi Kriminalitas?
-
Tak Sengaja Senggol Motor di SPBU, Sopir Truk di Bekasi Dianiaya Hingga Tulang Pinggul Retak
-
7 Fakta Antrean Pencari Kerja di Bekasi Membludak, Jumlah Pengangguran Naik Ekstrem?
-
Job Fair Bekasi Rusuh Sampai Banyak Pelamar yang Pingsan, Pemprov Jabar: Tidak Boleh Terulang
-
Membludak hingga Pencari Kerja Tumbang, Begini Kata Pemprov Jabar Imbas Job Fair Bekasi Rusuh
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?