Penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat meningkatkan perekonomian warga melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Seneng banget kita bersama-sama IKD bisa berkumpul di acara ini," kata Rosyadah.
IKD DPRD Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh para pelaku UMKM untuk terus mengenalkan berbagai produknya melalui bazar murah. Ragam produk UMKM hadir dalam kegiatan bazar itu. Seperti makanan dan kerajinan. Mulai dari yang khas Betawi seperti kerak telor dan batik. Bahkan sampai berbagai produk khas Nusantara.
Rosyadah mengajak masyarakat untuk hadiri memeriahkan terselenggaranya bazar murah tersebut. Dengan begitu, para pelaku UMKM dapat memajukan roda perekonomian DKI Jakarta.
"Kita harus bersama sama masyarakat karena pekerjaan sedang sudah. Jadi kalau UMKM hidup, Insya Allah masyarakat juga akan hidup," kata Rosyadah.
Tak ketinggalan, Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike juga mengunjungi bazar tersebut. Ia mengatakan, bazar itu merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM. Tujuannya agar roda perekonomian warga dapat terus meningkat secara bertahap melalui UMKM.
"Mudah-mudahan kegiatan ini (bazar) rutin diadakan setiap tahun," sambut Yuke.
Ia juga mengajak ASN Sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta dan ASN Pemprov DKI Jakarta turut serta memeriahkan bazar tersebut selama tiga hari.
"Jadi, baru hari pertama nanti tiga hari ini kita akan bolak balik terus. Karena kita belum nyobain makanannya semua," tambah Yuke.
Baca Juga: Puding Rumahan Eksis di Mall: Kisah Sukses UMKM Berkat Program Pelatihan PNM
Hal senada diungkapkan Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Ramly H.I Muhammad. Ia mendukung penuh kegiatan tersebut. Terlebih lagi, terdapat stand pengecekan kesehatan gratis dalam bazar itu.
"Ini bagus sekali, artinya kegiatan seperti ini kalau jalan terus dapat meningkatkan ekonomi para ibu-ibu yang fokus di UMKM," jelas Ramly.
Terselenggaranya bazar tersebut, sambung Ramly, dapat menjadi sarana untuk mempererat antara pelaku UMKM dengan DPRD. Dengan demikian, peserta dapat menjual produk unggulan kepada pengunjung secara maksimal.
Selain itu, Ramly mendorong agar mengedepankan berbagai makanan dan produk khas Betawi. Sehingga Budaya Betawi semakin dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Diharapkan yang akan datang kegiatan ini akan lebih sempurna. Minimal kalau ada teman-teman dari DPRD provinsi lain datang bisa membawa pulang bingkisan ciri khas Betawi," tukas Ramly.
Satu di antara produk yang paling dicari yakni baju preloved dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Tenaga Ahli Persidangan Sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta Devi mengaku, sengaja datang ke bazar untuk mencari baju preloved.
"Preloved di sini bagus-bagus banget. Kualitasnya masih oke dan harganya mulai dari 10 ribuan. Murah dan terjangkau banget," ungkap Devi.
Menurut Devi, penyelenggaraan bazar kali ini cukup lengkap dan meriah. Ragam produk yang dihadirkan dinilai mampu menjangkau kebutuhan pegawai maupun masyarakat sekitar.
"Bazarnya lengkap. Dari kuliner sampai fashion semuanya ada," tambah dia.
Hal senada diungkapkan ASN dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta Diah. Ia juga mengungkapkan ketertarikannya pada produk preloved yang dijual di bazar.
"Selain kondisinya masih bagus, modelnya juga kekinian dan harganya ramah di kantong," jelas Diah. ***
Berita Terkait
-
Puding Rumahan Eksis di Mall: Kisah Sukses UMKM Berkat Program Pelatihan PNM
-
Women Ecosystem Catalyst Season 2 Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan untuk Kemandirian Ekonomi
-
Komisi C DPRD DKI Jakarta Pacu Kesejahteraan Pelaku UMKM Lewat Berbagai Program
-
Melalui Program Holding UMKM, Menteri UMKM Lepas Ekspor Ikan Layur ke China
-
Terkait Putusan MK soal Sekolah Gratis, Wakil Ketua DPRD DKI: Kemenangan Bagi Rakyat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat