Agresi Israel ke Iran
Konflik terbaru antara dua negara di Timur Tengah ini bermula dari agresi Israel pada 13 Juni lalu. Ketika itu rezim zionis melancarakan serangan udara ke Iran lewat operasi yang dinamai Operation Rising Lion.
Israel mengatakan serangan ini dilakukan karena pihaknya yakni Iran telah mengembangkan senjata nuklir, yang dinilai sebagai ancaman terhadap eksitensi negara zionis tersebut.
Tetapi klaim Israel ini dibantah oleh Iran. Teheran menegaskan program nuklirnya tidak bertujuan untuk membuat senjata, tetapi hanya untuk tujuan damai.
Akibat serangan Israel itu, hingga 17 Juni korban jiwa di pihak Iran sudah mencapai 408 jiwa, termasuk 199 warga sipil yang terdiri dari perempuan dan anak-anak.
Sementara serangan balasan Iran ke Israel telah menewaskan 24 orang dan ratusan lainnya mengalami cedera.
Konflik antara dua musuh bebuyutan ini dikecam oleh banyak negara. Pada Selasa hari ini, sejumlah besar negara Islam mengecam agresi Israel yang dinilai tidak menghormati kedaulatan Iran.
Berita Terkait
-
Iran Tidak Akan Memperluas Serangan Terhadap Negara Sekutu yang Mendukung Israel
-
Dubes Iran Ibaratkan Israel Kanker Kronis, Harus Segera Dicabut Jika Ingin Keamanan di Timur Tengah
-
Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...
-
PBNU Beri Catatan Soal Gerakan Boikot Produk Israel: Harus Cerdas
-
MUI Minta Masyarakat Tetap Boikot Produk Israel: Jangan Pernah Berhenti
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia