"Jadi mikirnya besok Sabtu aja, jangan mikir kemudian," katanya.
Sebelumnya, PT Jakpro memamerkan replika salah satu mobil balap Formula E di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu 1 Juni 2025.
Hal ini dilakukan untuk memeriahkan momen menjelang seri ke 12 ajang balap mobil listrik itu di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara.
Direktur Bisnis PT Jakpro, I Gede Adi Adnyana mengatakan bahwa replika mobil balap ini dipasang dengan tujuan menyosialisasikan Formula E ke masyarakat di Jakarta.
Ia menyebut masyarakat perlu tahu Jakarta juga menjadi salah satu tuan rumah ajang balapan internasional seperti kota-kota besar lainnya di dunia.
"Jadi Jakarta itu sudah sama setara dengan Miami, Shanghai, Tokyo, dan negara-negara penyelenggara Formula E. Dan perlu saya sampaikan juga ya, satu hal yang terpenting," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengatakan, replika mobil balap itu bahkan akan dipasang hingga setelah balapan selesai.
Meski hanya replika, mobil itu juga merupakan Gen 3 yang dipakai untuk balapan Formula E dan setara dengan mobil Formula 1.
"Replika ini ditampilkan sampai dengan tanggal 28 Juni 2025. Tujuannya adalah memberitahu Jakarta, seluruh warga Jakarta, bahwa mereka sekarang sudah menjadi bagian kota global," jelasnya.
Baca Juga: Pastikan Bebas Ancaman Terorisme, BNPT Lakukan Ini Jelang Ajang Balap Formula E 2025 di Ancol
"Jadi kalau dengan mobil dengan bahan bakar bensin itu setara nih, kencangnya sama. Jadi Formula A, Formula 1 sama ini, ini sama. Tapi ini yang elektrik," lanjutnya.
Sementara itu, Jakpro menargetkan penonton yang datang dalam agenda balap tersebut sebanyak 20 ribu orang.
"Targetnya kita itu sekitar 20 ribu. 20 ribu (penonton di JIEC)," ujar Adnyana.
Selain itu, Jakpro juga berencana mengundang sejumlah pejabat teras untuk menonton balapan ini, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Formula E bukan ajang tingkat daerah, melainkan internasional yang menunjukkan citra positif Jakarta di mata dunia.
Lewat Formula E, Adnyana menyebut Jakarta juga siap untuk sejajar dengan kota global lainnya.
"Kita akan mengundang beliau (Prabowo). Tentunya sih kita pasti mengundang dong," ucapnya.
"Karena ini kan selebrasinya Indonesia juga. Selebrasinya Indonesia dan selebrasinya Jakarta. Menuju kota global kan semuanya," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI