Suara.com - Program kemitraan Indonesia-Inggris dalam transisi energi bersih, MENTARI, berhasil membuka peluang investasi senilai lebih dari Rp72 triliun sejak diluncurkan pada 2020.
Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, menyampaikan pencapaian ini dalam acara “MENTARI Day” di Jakarta, Kamis (4/7), yang turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana.
“Pekerjaan Perantara MENTARI memiliki peran krusial dalam membuka investasi dan mempercepat peluncuran energi terbarukan di seluruh Indonesia,” kata Downing. Ia menyebut proyek energi bersih yang difasilitasi mencapai lebih dari 3,29 miliar Poundsterling Inggris atau sekitar Rp72,7 triliun.
Dana ini digunakan untuk berbagai proyek, mulai dari elektrifikasi desa dan wilayah terpencil, integrasi energi terbarukan ke dalam jaringan nasional, pengembangan energi alternatif, hingga upaya memperkuat inklusi gender dalam sektor energi.
MENTARI juga mendorong akses terhadap Viability Gap Fund (VGF) atau pendanaan untuk menutup kesenjangan kelayakan proyek.
Downing menambahkan bahwa program ini telah memobilisasi potensi investasi tambahan sekitar 900 juta Poundsterling Inggris atau sekitar Rp19,9 triliun.
“Ini merupakan sinyal yang sangat jelas atas meningkatnya kepercayaan para investor terhadap masa depan energi terbarukan di Indonesia,” ujarnya.
Sejumlah proyek konkret telah berjalan, seperti pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga air baru di Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Sumatera Barat dengan total investasi Rp210 miliar. Di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, MENTARI membangun jaringan listrik mini tenaga surya berkapasitas 95 kWp yang kini menyuplai listrik untuk 238 rumah dan fasilitas umum, serta 16 usaha mikro dan kecil yang sebelumnya tak memiliki akses listrik.
Keberhasilan fase pertama ini menjadi dasar perencanaan program lanjutan, MENTARI 2, yang saat ini sedang dirancang dalam kerangka Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia. “Program baru ini akan selaras dengan kemitraan strategis Inggris-Indonesia yang akan datang, dan akan semakin memperdalam kerja sama kami dengan ESDM serta seluruh mitra lainnya,” kata Downing.
Baca Juga: Sambut Piala Presiden 2025, Reza Arya Ikut Soroti Nasib Pemain Lokal
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menyambut baik kelanjutan program ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan proyek MENTARI 2 lebih efisien secara pendanaan, namun mampu menghasilkan dampak yang lebih besar.
“Kami di Kementerian ESDM, Insya Allah nanti kita akan manfaatkan apa yang menjadi hasil dari MENTARI ini. Kita sedang melakukan penyiapan untuk percepatan listrik pedesaan, dan utamanya di wilayah timur,” ujar Dadan.
Sejak awal, MENTARI dirancang untuk mendukung kebijakan dan proyek energi terbarukan di Indonesia dengan prinsip inklusif dan berkeadilan. Program ini menjadi bagian penting dari upaya menuju transisi energi yang lebih hijau dan merata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna