Suara.com - Pemerintah sedang menggodok rencana pelibatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam program pembangunan 3 juta rumah.
Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi mengungkapkan, pelibatan koperasi tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Budi Arie menyebut, keterlibatan koperasi desa sangat potensial, terutama dalam proyek pembangunan 2 juta unit rumah di wilayah perdesaan.
"Nanti kita bicarakan, ngobrol. Kan kalau menurut Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ada 1 juta di kota, 2 juta di desa. Itu koperasi desa bisa dilibatkan," kata Budi Arie di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/7/2025).
Sebelumnya, gagasan untuk melibatkan koperasi desa dalam program pembangunan 3 juta rumah diusulkan oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah.
Budi Arie menilai usulan Fahri sangat baik karena sejalan dengan upaya mengoptimalkan peran koperasi desa.
Budi juga memastikan koperasi desa akan berperan aktif dalam berbagai aspek program, termasuk dalam pengadaan material bangunan.
"Nanti kan pengkonsolidasiannya, pengorganisirannya, termasuk mendata warga-warga desa yang perlu rumah," katanya.
Mengutip pernyataan Fahri Hamzah dalam laporan Antara, koperasi desa Merah Putih diharapkan dapat diberdayakan dalam penyediaan bahan bangunan sebagai bagian dari proyek renovasi rumah rakyat.
Baca Juga: BUMN Wajib Bantu Koperasi Desa! Instruksi Tegas Menkop: Perlu Ada Regulasi Relaksasi
"Kami ingin mengaktifkan koperasi desa Merah Putih untuk ikut serta dalam penyediaan bahan bangunan untuk renovasi rumah ini," kata Fahri di Jakarta pada 23 Juni 2025 lalu.
Fahri menyebut anggaran untuk program renovasi rumah mencapai Rp43,6 triliun. Masing-masing unit rumah akan mendapatkan bantuan senilai Rp21,8 juta.
Dari total bantuan tersebut, Rp1,8 juta akan digunakan pemerintah untuk pelatihan dan administrasi, Rp2,5 juta akan diberikan langsung kepada pemilik rumah, dan Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan—yang menjadi ruang peran bagi koperasi desa Merah Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung