Video ini mengonfirmasi apa yang selama ini hanya menjadi dugaan para penagih utang di lapangan dibekali teknologi untuk melacak kendaraan yang menunggak cicilan secara real-time.
Banyak warganet yang langsung penasaran video tersebut. Bahkan ada yang bertanya soal aplikasi yang digunakan.
"Info aplikasinya, dong?" Namun, perlu dipahami, ini bukanlah aplikasi yang bisa diunduh secara bebas di Play Store atau App Store.
Aplikasi yang digunakan oleh para debt collector adalah sistem internal yang terhubung langsung ke basis data perusahaan pembiayaan atau leasing.
Seperti biasa, video viral ini memancing berbagai reaksi dari netizen. Komentar yang muncul pun beragam, mencerminkan pengalaman dan pandangan masyarakat terhadap fenomena ini.
"Info aplikasinya?" tanya seorang warganet, yang mungkin ingin mengecek status kendaraannya sendiri.
"Kalau data tidak ditemukan berarti kendaraan tersebut nggak ada tunggakan kah?" tanya warganet lain, yang pertanyaannya mengonfirmasi cara kerja sistem tersebut.
Ada pula yang berbagi pengalaman lucu sekaligus menegangkan:
"Pernah lihat nguber target sudah kayak orang mau tawuran. Eh kayaknya dia salah target tiba-tiba balik lagi dengan malunya," kenang seorang warganet, menunjukkan bahwa sistem canggih ini pun tidak luput dari human error.
Baca Juga: 16 Aksesori Resmi Yamaha XMAX 250 yang Bikin Ganteng, Lengkap dengan Harga Juli 2025
Kisah-kisah ini menunjukkan betapa fenomena Mata Elang telah menjadi bagian dari dinamika sosial di jalanan kota-kota besar.
Meski terkadang menimbulkan tawa karena kesalahan mereka, kehadiran mereka tetap menjadi sumber kecemasan bagi banyak orang.
Berita Terkait
-
16 Aksesori Resmi Yamaha XMAX 250 yang Bikin Ganteng, Lengkap dengan Harga Juli 2025
-
Honda Revo Kalah Tangguh? Kenalan Sama Yamaha Finn 2025 yang Konsumsi Bensinnya Gila Banget
-
OJK Cabut Izin Usaha 1.556 Pinjol Ilegal dan Blokir Kontak 2.422 Debt Collector
-
Daftar Harga 4 Motor Terbaru QJMotor di Indonesia
-
Ngebet Punya KLX? Simak Dulu Daftar Harga Motor Kawasaki Juli 2025
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Jaksa Agung Peringatkan Penegakan Hukum Bisa Lumpuh, Usulkan Tambahan Anggaran Rp7,49 Triliun
-
Lewat Sistem Digital, Presiden Prabowo Awasi Kinerja Kemenkum dari Satu Layar
-
Daftar Perjalanan Kereta Api Batal Hari Ini, Cek Cara Refund Tiket 100 Persen
-
BGN Klaim Kejadian Gangguan Pencernaan MBG Turun Signifikan Seiring Penambahan SPPG
-
Anti-Tersesat! 6 Fakta Gelang RFID, Syarat Wajib Baru Mendaki Gunung Gede Pangrango
-
Kepala BGN: Anak Hasil Pernikahan Siri dan Putus Sekolah Wajib Dapat MBG
-
Terjaring OTT, Wali Kota Madiun Diduga Terima Suap Berkamuflase Dana CSR
-
Bukan Cuma Bupati Pati Sudewo, KPK Juga Tangkap Camat dan Kepala Desa
-
Kata Dasco soal Usulan Pilkada Via E-Voting: Semua Akan Dikaji, Terutama Keamanannya
-
Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham