Suara.com - Isu prostitusi di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, mencuat usai laporan dari warga terkait praktik pekerja seks komersial (PSK) di sekitar Kecamatan Sepaku, wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
Meski sempat menghebohkan publik dan menarik, pihak Otorita IKN menegaskan praktik tersebut kini telah ditertibkan.
Berikut 6 fakta terkait kabar PSK di IKN Nusantara, dikutip dari berbagai sumber.
1. Laporan Warga Jadi Awal Pengungkapan
Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara menerima laporan dari masyarakat dan pemerintah desa setempat soal dugaan adanya prostitusi daring di sekitar wilayah IKN.
Laporan ini berasal dari Kecamatan Sepaku, area penyangga IKN yang berjarak sekitar 3 kilometer dari zona inti pembangunan ibu kota baru.
2. Pengawasan Sudah Tiga Bulan
Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan pemantauan dan penertiban selama tiga bulan terakhir.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kawasan sekitar IKN bersih dari praktik prostitusi dan tidak mengganggu tatanan sosial masyarakat lokal maupun pekerja pembangunan.
3. Respon Menko PMK
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PMK), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengaku terkejut mendengar kabar tersebut.
Ia menyatakan akan mengecek langsung informasi terkait maraknya PSK di sekitar kawasan IKN.
“Waduh, gawat, gawat, gawat,” kata Cak Imin di kompleks parlemen, Senin (7/7/2025).
4. Lokasinya Bukan di Area Inti IKN Nusantara
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa praktik prostitusi tidak terjadi di zona utama IKN, melainkan di Kecamatan Sepaku.
Berita Terkait
-
5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
PDIP Usul Gibran Rakabuming Berkantor di IKN, PSI: Harusnya yang Didesak Itu Prabowo!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme