Pola locked-room mystery dalam kasus kematian Arya Daru Pangayunan bukanlah yang pertama. Ada kasus yang mirip-mirip seperti ini.
Yaitu kasus kematian Gareth Williams (31) yang bekerja untuk dinas intelijen eksternal Inggris, MI6. Dia ditemukan tewas di rumahnya di sebuah apartemen di London pada Agustus 2010.
Williams, bekerja sebagai pemecah kode di Markas Besar Komunikasi Pemerintah di Inggris bagian barat, tetapi sedang menjalani penugasan selama tiga tahun di MI6, yang menangani masalah spionase asing pada saat kematiannya.
Pemuda Wales ini meraih nilai A untuk Matematika dan Ilmu Komputer A-Level di usia 13 tahun. Ia meraih gelar sarjana Matematika kelas satu di usia 17 tahun dan di usia 18 tahun ia memulai program doktoralnya di Manchester.
Saat berusia 22 tahun, ia mulai bekerja untuk GCHQ, stasiun penyadapan pemerintah di Cheltenham. Ia pendiam. Seorang pemuda desa. Ia jarang keluar rumah. Ia suka ruang pribadinya sendiri.
Jenazah sang jenius matematika ini ditemukan meringkuk di dalam tas jinjing merah yang dikunci dan digembok di apartemen London dekat dengan markas MI6.
Sebelum ditemukan tewas, Gareth tidak masuk kerja selama seminggu. Akhirnya seorang polisi dikirim ke apartemen di Pimlico tempat Gareth tinggal selama setahun. Petugas itu masuk dengan kunci cadangan dan mendapati tirai tertutup.
Apartemen itu sangat rapi dan bersih. Semuanya tertata rapi kecuali tas jinjing North Face yang digembok di kamar mandi kamar tidur utama, berisi tubuh telanjang Gareth Williams.
DNA-nya tidak ditemukan pada gembok, ritsleting, atau pegangan velcro yang telah terpasang. Bahkan, hampir tidak ada DNA di apartemen itu, kecuali jejak milik orang tak dikenal pada ritsleting dan gemboknya.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Kemlu, Susno Duadji: Curigai Semua Orang Terdekatnya
Juga tidak ada sidik jari, kaki, atau telapak tangan di bak mandi. Tidak ada tanda-tanda perlawanan selain sedikit memar di siku Gareth saat ia berbaring meringkuk seperti janin.
Tirai kamar mandi telah ditarik dan lampu dimatikan. Sebuah gagang pintu telah dilepas dan salah satu dari empat ponselnya telah diatur ulang ke pengaturan pabrik. Apartemen itu telah dikunci dari luar. Kunci gemboknya ada di dalam tas bersama Gareth.
Laporan toksikologi menunjukkan hasil yang tidak meyakinkan karena jenazah telah dibiarkan membusuk selama seminggu, dengan pemanas sentral dinyalakan penuh meskipun saat itu pertengahan musim panas. Sudah terlambat untuk membuktikan apakah Gareth meninggal saat ia berada di dalam tas atau sebelumnya. Penyebab kematiannya belum ditemukan.
Meskipun demikian, Dr. Fiona Wilcox mengatakan dalam laporan akhir koroner bahwa kematian Gareth "tidak wajar dan kemungkinan besar telah dimediasi secara kriminal"
Peninjauan forensik lebih lanjut dilakukan pada tahun 2021 dan temuannya, yang disampaikan November lalu, belum memberikan pencerahan lebih lanjut mengenai kasus ini, kata Kepala Inspektur Detektif Neil John, pejabat investigasi senior.
"Tidak ada bukti DNA baru yang ditemukan dan tidak ada jalur penyelidikan lebih lanjut yang diidentifikasi," kata John dalam sebuah pernyataan.
Peninjauan atas kematian seorang mata-mata Inggris, yang jasadnya yang telanjang dan membusuk ditemukan terkunci di dalam tas di bak mandinya, telah selesai, kata kepolisian London pada Februari 2024 lalu. Pengumuman ini mengakhiri salah satu misteri terbesar kota London dalam beberapa tahun terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Diplomat Kemlu, Susno Duadji: Curigai Semua Orang Terdekatnya
-
"Terlalu Rapi, Ini Janggal": Kriminolog Curiga Kematian Diplomat Kemlu, Ada Rekayasa?
-
Kriminolog UI: Jika Ini Kasus Pembunuhan, Diplomat Kemenlu Dibunuh Orang Profesional
-
Misteri Kasus Diplomat Menlu Tuai Segudang Tanda Tanya, Kasus Sambo Jilid 2 Timpa Brigadir Nurhadi?
-
Pengamat Ungkap 2 Skenario Kematian Diplomat Kemlu Tewas Terlakban, Bukan Dibunuh?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi